Topikterkini.com. com. LOMBOK TIMUR — Agenda pelantikan Presiden Mahasiswa resmi digelar sebagai penanda dimulainya periode kepemimpinan baru di lingkungan kemahasiswaan Universitas Hamzanwadi.
Momentum ini menjadi titik awal estafet perjuangan mahasiswa dalam memperkuat peran organisasi sebagai ruang pengabdian, pengembangan gagasan, serta wadah perjuangan kolektif di tingkat kampus.
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Ahmad Hasbirrosyid secara resmi dilantik sebagai Presiden Mahasiswa untuk periode kepengurusan terbaru. Pelantikan ini tidak sekadar menjadi seremoni formal, tetapi juga mengandung amanah dan tanggung jawab moral untuk menghadirkan kepemimpinan yang berpihak pada mahasiswa, terbuka terhadap perbedaan, serta tanggap terhadap dinamika kampus dan realitas sosial.
Dalam sambutannya, Presiden Mahasiswa menegaskan bahwa arah kepemimpinan ke depan akan dijalankan dengan semangat inklusif, kolektif, dan responsif.
“Inklusif berarti membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh mahasiswa tanpa sekat latar belakang. Kolektif dimaknai sebagai kerja bersama, di mana setiap gagasan dan kontribusi memiliki nilai yang sama. Sementara responsif menjadi komitmen untuk cepat hadir dan bertindak atas setiap aspirasi serta persoalan mahasiswa,” ujarnya di hadapan civitas akademika dan tamu undangan.
Pelantikan ini juga menjadi simbol harapan baru bagi keberlanjutan gerakan mahasiswa yang kritis namun solutif, serta idealis namun tetap membumi.
Kepengurusan yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan seluruh elemen kampus dan menjadikan organisasi mahasiswa sebagai mitra strategis dalam membangun iklim akademik yang sehat dan progresif di Lombok Timur.
Dengan dilantiknya Presiden Mahasiswa periode ini, semangat pembaruan dan pengabdian diharapkan tidak berhenti pada komitmen, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, program berkelanjutan, dan keberpihakan yang jelas terhadap kepentingan mahasiswa.(TT).











