Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II (Pulau Lombok) dari Partai Gerindra, Hj. Lale Syifaun Nufus, M.Farm, menunjukkan perhatian terhadap kondisi Muhammad Nur, warga Dusun Cengok Lauk Desa Waringin Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur yang menderita tumor ganas di bagian dada dan hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Muhammad Nur sebelumnya diketahui hanya mampu terbaring di tempat tidur selama kurang lebih satu bulan terakhir.
Kondisi kesehatannya terus menurun sehingga tidak lagi dapat beraktivitas seperti biasa. Ia juga tinggal di rumah sederhana dengan kondisi yang dinilai kurang layak.
Mengetahui kondisi tersebut, Lale Syifaun Nufus mengaku langsung berkoordinasi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia mengingat Kementerian Sosial merupakan mitra kerja Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan agama, sosial, kebencanaan, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Saya langsung menghubungi Sekjen Kementerian Sosial RI karena Kemensos merupakan mitra kerja kami yang menangani persoalan sosial seperti ini,” ujar Lale Syifaun Nufus,05/07/2026.
Berdasarkan hasil koordinasi, penanganan terhadap Muhammad Nur telah dilakukan secara bertahap. Saat ini pasien telah mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. R. Soedjono Selong.
Adapun perkembangan penanganan yang disampaikan meliputi, pasien membutuhkan transfusi dua kantong darah golongan O yang telah disanggupi oleh pihak keluarga. Tim medis juga telah melakukan pemasangan infus Ringer Laktat (RL), pemberian obat melalui infus, serta pemeriksaan laboratorium.
Selain itu, Muhammad Nur kini ditangani oleh dokter spesialis onkologi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan medis pasien perlu dirujuk ke RSUP NTB, pihak RSUD dr. R. Soedjono Selong akan menyiapkan surat rujukan.
Proses rujukan tersebut nantinya akan difasilitasi oleh Sentra Paramita Mataram setelah hasil laboratorium dan asesmen rumah sakit selesai, yang dijadwalkan pada hari Senin.
Tidak hanya penanganan kesehatan, Kementerian Sosial melalui Sentra Paramita Mataram juga akan memberikan bantuan sosial kepada keluarga Muhammad Nur.
Bantuan tersebut meliputi penebusan seragam sekolah dan biaya pendidikan bagi anak-anak Muhammad Nur yang duduk di bangku SD dan SMP, serta bantuan perlengkapan rumah melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).
Langkah cepat koordinasi antara Anggota DPR RI, Kementerian Sosial, dan pihak rumah sakit diharapkan dapat mempercepat proses pengobatan Muhammad Nur sekaligus meringankan beban ekonomi keluarganya.(TT).











