Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR– Kebijakan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam membentuk dan mengerahkan relawan untuk membantu penanganan kemiskinan menuai sorotan.
Sejumlah kalangan mempertanyakan mengapa pemerintah lebih memilih membentuk relawan baru, sementara keberadaan ratusan anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang berada di bawah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) dinilai belum dioptimalkan.
FKDM merupakan forum yang dibentuk pemerintah untuk membantu mendeteksi secara dini berbagai persoalan sosial, potensi konflik, hingga perkembangan kondisi masyarakat di tingkat desa dan kecamatan. Dengan jaringan yang telah terbentuk, FKDM dinilai memiliki potensi untuk turut mendukung pendataan maupun pemetaan masyarakat miskin.
Sejumlah masyarakat menilai pemerintah daerah sebaiknya mengoptimalkan sumber daya yang sudah ada sebelum membentuk tim atau relawan baru. Menurut mereka, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi faktor penting agar program penanggulangan kemiskinan berjalan lebih efektif.
“Kalau memang sudah ada FKDM yang tersebar di berbagai wilayah, mengapa tidak diberdayakan untuk membantu pemutakhiran data maupun pemetaan persoalan sosial masyarakat,” ujar Eko rahadai,24/07/2026.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sendiri tengah berupaya mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui berbagai program, termasuk pembentukan relawan yang ditugaskan melakukan pendataan dan pendampingan masyarakat.
Sementara itu, masyarakat berharap seluruh potensi kelembagaan yang telah dibentuk pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga tidak terjadi tumpang tindih tugas maupun pemborosan anggaran.(TT).











