SULAWESI TENGGARA

Nilai Kepemimpinan Inklusif dan Moderat, PCNU Muna Barat Nyatakan Dukungan untuk Prof. Nasaruddin Umar

16
×

Nilai Kepemimpinan Inklusif dan Moderat, PCNU Muna Barat Nyatakan Dukungan untuk Prof. Nasaruddin Umar

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com – MUNA BARAT | Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muna Barat secara resmi menyatakan dukungan kepada Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar pada tahun 2026.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Muna Barat, KH. Arifin, setelah mencermati rekam jejak kepemimpinan, kapasitas keilmuan, serta kontribusi nyata Prof. Nasaruddin Umar dalam kehidupan keagamaan, kemasyarakatan, dan kebangsaan.

Menurut KH. Arifin, PBNU ke depan membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu agama dan sanad keilmuan pesantren yang kuat, tetapi juga mempunyai sensitivitas sosial, kemampuan merangkul berbagai kalangan, serta kepedulian tinggi terhadap persoalan masyarakat di tingkat akar rumput.

“PCNU Muna Barat memandang Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar sebagai sosok ulama yang lengkap. Beliau memiliki keunggulan yang sangat menonjol dalam bidang kemasyarakatan, khususnya dalam merangkul keberagaman, membangun harmoni sosial, serta mengayomi umat tanpa membeda-bedakan. Karakter kepemimpinan yang humanis dan sejuk seperti ini merupakan modal penting yang dibutuhkan PBNU pada masa mendatang,” ujar KH. Arifin.

Dinilai Mampu Memperkuat Program Keumatan PBNU

KH. Arifin menjelaskan, terdapat sejumlah keunggulan Prof. Nasaruddin Umar yang dinilai sejalan dengan visi penguatan program-program PBNU, khususnya dalam bidang kemasyarakatan dan pemberdayaan umat.

Pertama, Prof. Nasaruddin Umar dikenal sebagai pelopor moderasi beragama dan dialog inklusif. Pengalamannya dalam membangun komunikasi serta silaturahmi antarumat beragama dinilai akan memperkuat peran PBNU dalam menjaga toleransi, kerukunan, dan perdamaian di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Kedua, kepeduliannya terhadap pemberdayaan umat melalui pendidikan, dakwah komunitas, serta penguatan ekonomi masyarakat dianggap mampu mendorong kemandirian warga Nahdliyin dan memperkuat basis sosial jam’iyah dari tingkat lokal hingga nasional.

Ketiga, kedekatan sosio-kultural Prof. Nasaruddin Umar dengan masyarakat akar rumput menjadi nilai tambah tersendiri. Kemampuannya menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara teduh, inklusif, dan mudah dipahami dinilai dapat mendukung konsolidasi program-program PBNU hingga ke tingkat ranting dan majelis wakil cabang.

Selain itu, gaya kepemimpinan dan komunikasi publik yang santun, solutif, serta merangkul berbagai pihak diyakini mampu memperkuat kohesi sosial sekaligus meredam potensi konflik di tengah masyarakat.

Atas dasar berbagai pertimbangan tersebut, PCNU Muna Barat menyatakan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, PBNU akan semakin memperluas jangkauan khidmatnya bagi warga Nahdliyin, memperkuat kontribusi terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta meningkatkan peran organisasi dalam membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadaban. (D).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *