JENEPONTO

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Dinas Pertanian Jeneponto Gelar Rakor Percepatan LTT

10
×

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Dinas Pertanian Jeneponto Gelar Rakor Percepatan LTT

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) sebagai upaya memperkuat langkah strategis dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Rakor tersebut berlangsung Jumat, 21 Agustus 2026, di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto. Kegiatan dihadiri jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto bersama Koordinator Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Jeneponto dan Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Jeneponto.

Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Dinas Pertanian Jeneponto Gelar Rakor Percepatan LTTKegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi seluruh jajaran pertanian dalam mempercepat pelaksanaan LTT di berbagai wilayah Kabupaten Jeneponto.

Melalui rakor tersebut, Dinas Pertanian mendorong seluruh penyuluh agar semakin aktif melakukan pendampingan kepada petani, mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia serta memastikan pelaksanaan program pertanian berjalan secara efektif di tingkat lapangan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Bambang Hariyanto, SP.MM, menegaskan bahwa percepatan LTT merupakan bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Percepatan Luas Tambah Tanam harus kita lakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi. Kita tidak hanya mengejar penambahan luas tanam, tetapi juga memastikan lahan yang ada benar-benar produktif sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan,” ujar Bambang.

Menurutnya, keberhasilan percepatan LTT membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, penyuluh dan petani. Penyuluh pertanian, kata dia, memiliki peran strategis karena menjadi ujung tombak pendampingan petani di lapangan.

Bambang juga mendorong para Koordinator Penyuluh dan Penyuluh Pertanian untuk meningkatkan komunikasi dengan kelompok tani serta melakukan pemetaan terhadap potensi lahan yang dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya.

“Saya berharap seluruh penyuluh dapat turun langsung, melihat kondisi riil di lapangan dan berkoordinasi dengan kelompok tani. Potensi yang ada harus kita manfaatkan secara maksimal agar target LTT dapat tercapai dan produksi pangan kita terus meningkat,” lanjutnya.

Ia menambahkan, program percepatan LTT tidak boleh hanya dipandang sebagai target administratif, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Orientasi kita adalah bagaimana pertanian Jeneponto semakin produktif, petani semakin sejahtera dan ketahanan pangan daerah semakin kuat. Karena itu, semua pihak harus bergerak bersama,” tegas Bambang.

Sementara itu, jajaran penyuluh pertanian diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam mengawal pelaksanaan program di tingkat petani, mulai dari persiapan lahan, penentuan waktu tanam hingga pendampingan selama proses budidaya.

Dengan adanya rakor tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto optimistis percepatan LTT dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan terukur.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kabupaten Jeneponto dalam mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, meningkatkan produksi pertanian serta memperkuat kesejahteraan masyarakat petani.

Penulis: Erank

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *