BANJARMASIN,TOPIKTERKINI.COM – Anggota DPRD Kota Banjarmasin Dapil Banjarmasin Barat,
Hj. Hariyasisar,SH.MI.Kom.menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di kediaman Ketua RT.28, Bapak Yusuf, Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmasin Barat, Selasa (21/10/2026) malam. Reses tersebut menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat yang dihadiri lintas stakeholder dan puluhan warga dari 13 RT se-Kelurahan Telawang.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Lurah Telawang Bapak Aji Laksono, Kepala Puskesmas Teluk Tiram Ibu dr. Hidayati, perwakilan Dinas Perkim Bapak Irvan, perwakilan Dinas Sosial Ibu Amel, serta perwakilan PT. PAM Bandarmasih Bapak Rusma. Turut hadir Ketua RW.03 Bapak Iswanto dan masing-masing perwakilan 5 orang warga dari 13 RT se-Kelurahan Telawang. Kehadiran para pemangku kebijakan ini diharapkan mampu menjawab langsung keluhan warga di lapangan.
Pantauan TOPIKTERKINI.COM, salah satu aspirasi utama warga terkait layanan PT. PAM Bandarmasih. Warga menyampaikan bahwa air bersih memang sudah mengalir, namun di beberapa titik pipa air masih keruh dan tidak layak untuk diminum. Warga pun meminta agar dapat meminjam tandon air serta meminta pasokan air bersih dari PT. PAM Bandarmasih setidaknya satu kali dalam seminggu untuk kebutuhan konsumsi.

Untuk Dinas Perkim, warga tidak hanya mengeluhkan program bedah rumah yang belum merata dan persoalan drainase, namun juga menyoroti kondisi jalan lingkungan yang rusak dan berlobang di beberapa titik di Telawang. Warga berharap ada perbaikan segera agar akses warga lebih aman dan nyaman, terutama saat musim hujan.
Sementara itu, kepada Dinas Sosial, warga mempertanyakan terkait Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (Desil) dan mekanisme pendaftaran perlindungan sosial (Perlinsos). Banyak warga yang mengaku layak menerima bantuan namun belum terdata dalam sistem, sehingga memerlukan pendampingan untuk pendaftaran ulang agar bantuan tepat sasaran.
Tidak kalah penting, sesi tanya jawab dengan Kepala Puskesmas Teluk Tiram juga berlangsung alot. Warga mengeluhkan sistem antrean di puskesmas yang dinilai masih bercampur antara pasien umum, ibu hamil, balita, hingga lansia. Warga meminta adanya pembedaan antrean khusus dan sosialisasi cara pendaftaran online agar pelayanan lebih cepat, tertib, dan manusiawi.
Dalam sesi wawancara jurnalis bersama warga, muncul dua harapan mendesak. Pertama, warga meminta penertiban tali kabel listrik dan kabel Wifi yang semrawut dan menjuntai rendah di permukiman untuk menghindari bahaya kebakaran dan korsleting. Kedua, warga RT.28 meminta agar dipasangkan polisi tidur dari karet di titik-titik rawan, khususnya di dalam Gg Budaya, karena sering dilalui pengendara dari dalam maupun luar RT.28 yang ngebut dan membahayakan anak-anak kecil yang bermain.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hj. Hariyasisar menegaskan akan membawa seluruh catatan aspirasi warga ke rapat paripurna DPRD Kota Banjarmasin untuk ditindaklanjuti bersama SKPD terkait. Ia berkomitmen mengawal aspirasi tersebut hingga terealisasi, agar tidak ada lagi permasalahan berulang yang dirasakan warga, khususnya di RT.28 Telawang dan umumnya di Kota Banjarmasin.
*Jurnalis : Danu
*Editor : Muhammad Nanda











