KALIMANTAN SELATAN

Perkuat Sinergi Budaya, Pimpinan CV Hayau Berait Muhammad Nanda Hadiri Silaturahmi DKB Kalsel dan Media di Banjarbaru

12
×

Perkuat Sinergi Budaya, Pimpinan CV Hayau Berait Muhammad Nanda Hadiri Silaturahmi DKB Kalsel dan Media di Banjarbaru

Sebarkan artikel ini

DKB Kalsel Gandeng Media dan Dunia Usaha, Komitmen Bersama Rawat Kearifan Lokal Dayak

TOPIKTERKINI.COM,BANJARBARU,–Komitmen menjaga dan mengangkat nilai-nilai budaya Dayak di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui kolaborasi antara organisasi masyarakat, insan pers, dan dunia usaha. Kolaborasi tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi Dayak Kaluarga Borneo (DKB) Kalsel yang digelar di Balai Adat Dayak, Jalan Makmur, Kompleks Pelita Golf Asri No. B-12, Banjarbaru, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah media lokal, di antaranya http://darahjuang.online, http://shalokalindonesia.com, (nanang)http://kalseltoday.com, http://lensakalimantan.my.id(wawan), dan https://topikterkini.com. Turut hadir langsung *Muhammad Nanda, Pimpinan Perusahaan Swasta CV Hayau Berait* sekaligus Pimpinan Redaksi KALSEL http://TopikTerkini.com, yang menegaskan dukungan dunia usaha terhadap pelestarian budaya lokal.

Ketua Umum DKB Kalsel,Dr.(Cand.) Salam, SH.MH.dalam keterangannya menyampaikan bahwa media memiliki posisi penting sebagai mitra strategis DKB. Menurutnya, media bukan hanya penyampai informasi, melainkan sahabat yang berperan memperkenalkan nilai budaya dan kearifan lokal Dayak kepada publik yang lebih luas.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Nanda yang hadir langsung di lokasi menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar budaya tidak tergerus zaman. “Kehadiran kami dari CV Hayau Berait dan TopikTerkini.com adalah bentuk komitmen nyata. Dunia usaha, media, dan organisasi budaya harus saling menguatkan, agar informasi tentang kearifan lokal Dayak tidak hanya menjadi arsip, tetapi hidup di tengah masyarakat,” ujar Muhammad Nanda.

Salam menambahkan, hubungan antara DKB, media, dan pelaku usaha harus dibangun atas dasar keterbukaan dan semangat mencerdaskan masyarakat. “Budaya adalah identitas. Mengangkat akar budaya bukan berarti melihat masa lalu saja, tetapi bagaimana nilai-nilai itu tetap hidup, dikenal generasi muda, dan menjadi bagian dari kehidupan hari ini,” tuturnya.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu juga menjadi ruang diskusi untuk membangun agenda kolaborasi berkelanjutan. Tidak hanya soal publikasi, tetapi juga bagaimana literasi budaya dapat diperluas melalui program bersama, pelatihan, dan promosi potensi tradisi Dayak di Kalsel.

Dengan sinergi yang semakin solid antara DKB, insan pers, dan dukungan dari dunia usaha seperti CV Hayau Berait, komitmen bersama untuk menjadikan budaya Dayak sebagai identitas yang terus dirawat, diperkenalkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang semakin kuat.

Jurnalis: Danu
Editor: Marinda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *