SULAWESI TENGGARA

Sekjen DPP Golkar Muhammad Sarmuji Tekankan Konsolidasi Partai dan Strategi Gaet Pemilih Muda di Sultra

28
×

Sekjen DPP Golkar Muhammad Sarmuji Tekankan Konsolidasi Partai dan Strategi Gaet Pemilih Muda di Sultra

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com – KENDARI | Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi serta penguatan strategi pendekatan kepada pemilih muda guna meningkatkan kekuatan dan perolehan suara Partai Golkar di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal tersebut disampaikan Sarmuji usai menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara bersama jajaran pengurus DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Sultra, yang berlangsung di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026).

Menurut Sarmuji, pelantikan kepengurusan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat soliditas dan menyatukan seluruh kekuatan partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Ia mengatakan, konsolidasi menjadi langkah utama untuk memperluas jangkauan partai sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

“Konsolidasi adalah bagian paling penting agar partai bisa menjangkau sekaligus meraih hati masyarakat. Kalau tidak melakukan konsolidasi, pasti seluruh kekuatan tidak bisa kita himpun. Dengan konsolidasi ini, yang senior kita rangkul, yang muda kita ajak untuk menyukseskan program-program partai,” ujar Sarmuji.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum pelantikan, Partai Golkar Sultra telah melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk merumuskan program kerja serta menyusun langkah-langkah strategis organisasi selama satu periode kepengurusan.

Lebih lanjut, Sarmuji menyampaikan bahwa terdapat dua arahan utama DPP Partai Golkar yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran pengurus di daerah sebagaimana amanat Musyawarah Nasional (Munas).

Pertama, seluruh kader diminta berperan aktif mendukung dan menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kedua, setiap pengurus dituntut bekerja maksimal untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang sesuai target yang telah ditetapkan melalui Munas maupun Musyawarah Daerah (Musda).

“Setiap hari seluruh pengurus harus berpikir bagaimana caranya menambah kursi. Hanya itu saja yang perlu dipikirkan. Persoalan metodenya nanti tergantung kondisi daerah masing-masing,” tegasnya.

Selain memperkuat konsolidasi internal, Sarmuji secara khusus menekankan pentingnya strategi pendekatan terhadap kalangan generasi muda, terutama Generasi Z dan Generasi Alfa.

Menurutnya, komposisi pemilih pada Pemilu 2029 mendatang akan didominasi kelompok usia produktif. Karena itu, Partai Golkar harus mampu menyesuaikan pola komunikasi dan pendekatan politik dengan karakteristik generasi baru.

Ia menilai Generasi Z memiliki kedekatan kuat dengan teknologi digital, sementara Generasi Alfa tumbuh di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kondisi tersebut menuntut partai untuk lebih kreatif dan adaptif dalam membangun komunikasi politik.

“Jangkau anak muda. Karena anak muda ini punya karakter yang berbeda sekali dengan generasi seniornya. Gen Z sangat akrab dengan dunia digital (digital native), apalagi Generasi Alfa yang sudah AI native. Tentu perlu pendekatan yang berbeda antara generasi baru ini dengan generasi-generasi sebelumnya,” jelasnya.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai hubungan dan keharmonisan Partai Golkar dengan Partai Gerindra di Sulawesi Tenggara, Sarmuji menyebut hubungan kedua partai terjalin baik, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional.

Dengan nada berseloroh, ia mengibaratkan kedekatan Golkar dan Gerindra seperti “bestie” atau sahabat dekat yang memiliki hubungan erat dan solid.

Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan optimisme Golkar dalam menjaga komunikasi dan kerja sama politik dengan partai-partai lain, sembari tetap memperkuat konsolidasi internal dan mempersiapkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Melalui kepengurusan baru di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, Partai Golkar diharapkan semakin solid, mampu memperluas basis dukungan masyarakat, serta meningkatkan target perolehan kursi legislatif di Sulawesi Tenggara. (D).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *