SULAWESI TENGGARA

Bandara Sangia Nibandera Pomalaa Tingkatkan Layanan Operasional, Pesawat Boeing 737-500 Rutin Mendarat Empat Kali Sepekan

12
×

Bandara Sangia Nibandera Pomalaa Tingkatkan Layanan Operasional, Pesawat Boeing 737-500 Rutin Mendarat Empat Kali Sepekan

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com – KOLAKA | Aktivitas penerbangan di Bandara Sangia Nibandera Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menunjukkan tren peningkatan. Hal ini ditandai dengan mulai beroperasinya pesawat berbadan lebar jenis Boeing 737-500 milik maskapai Sriwijaya Air yang kini rutin melayani penerbangan sebanyak empat kali dalam sepekan.

Pesawat tersebut sebelumnya telah menjalani uji coba operasional sebelum akhirnya melayani penerbangan secara rutin di Bandara Sangia Nibandera Pomalaa.

Ketua Teknik Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat UPBU Sangia Nibandera Pomalaa, Sugeng Haryono, SH., mengatakan bahwa saat ini aktivitas penerbangan di bandara tersebut didominasi oleh dua maskapai, yakni Wings Air dan Sriwijaya Air.

“Wings Air melayani penerbangan sebanyak empat kali sehari, sementara Sriwijaya Air beroperasi empat kali dalam sepekan dengan rute utama Makassar–Kolaka,” tutur Sugeng. Senin (2/11/2026).

Selain penerbangan reguler, bandara tersebut juga melayani penerbangan charter menggunakan pesawat jenis Comac dengan rute Kolaka–Manado. Penerbangan ini diperuntukkan bagi mobilisasi pekerja asal China.

Rencana Perpanjangan Landasan Pacu
Seiring meningkatnya aktivitas penerbangan dan masuknya pesawat berbadan lebih besar, pihak bandara juga menilai perlunya peningkatan fasilitas infrastruktur, khususnya landasan pacu atau runway.

Saat ini, panjang landasan pacu Bandara Sangia Nibandera Pomalaa berkisar 1.850 meter. Ke depan, panjang tersebut direncanakan bertambah menjadi 2.000 meter guna mendukung kebutuhan operasional penerbangan yang lebih optimal.

Rencana perpanjangan runway beserta kebutuhan pembebasan lahan telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan bandara sekaligus mendukung konektivitas transportasi udara dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pengawasan Tenaga Kerja Asing Diperkuat
Di sisi lain, terkait potensi masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) melalui Bandara Sangia Nibandera Pomalaa tanpa dilengkapi dokumen keimigrasian yang jelas, pihak UPBU menegaskan telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) untuk memperkuat pemantauan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing.

Sugeng menjelaskan bahwa pihak bandara memiliki kewenangan dalam pengawasan administrasi perjalanan penumpang, termasuk dokumen perjalanan dan boarding pass. Namun, pemeriksaan lebih mendalam terkait visa serta izin tinggal merupakan kewenangan instansi imigrasi.

Melalui koordinasi lintas instansi tersebut, pengawasan terhadap mobilitas orang asing diharapkan dapat berjalan lebih maksimal, sehingga aktivitas penerbangan tetap berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peningkatan operasional penerbangan, rencana pengembangan landasan pacu, serta penguatan pengawasan orang asing menjadi bagian penting dalam mendorong Bandara Sangia Nibandera Pomalaa sebagai salah satu pintu konektivitas transportasi udara dan penunjang aktivitas ekonomi di Kabupaten Kolaka. (DARMAN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *