TAKALAR, TOPIKterkini.com — Masa reses merupakan waktu istirahat dari kegiatan persidangan parlemen. Reses juga merupakan komunikasi dua arah antara anggota DPRD selaku pemegang amanah rakyat dengan konstituen, sehingga dalam kunjungan kerja secara berkala adalah kewajiban untuk menemui konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing.
Hal ini diungkapkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dari fraksi Partai Golkar, Fahruddin Rangga, SE.,M.Si
saat melaksanakan reses masa sidang III tahun 2021/2022, di Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sabtu (04/06/2022).
Menurutnya, reses ini penting untuk dihadiri seluruh elemen masyarakat, karena ini merupakan kesempatan sekaligus momentum untuk menyampaikan persoalan dan masalah yang ada ataupun yang dihadapi oleh masyarakat.
“Masyarakat diharapkan secara terbuka menyampaikan harapan-harapannya sebagai bentuk aspirasi kepada anggota DPRD yang menjadi perwakilannya,” kata Rangga, begitu sapaan akrabnya.

Diakhir sambutannya, Rangga selaku pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel ini, mendorong masyarakat agar lebih proaktif dalam mengajukan setiap usulan permintaan bantuan yang dibutuhkan, sehingga dapat lebih cepat ditindaklanjuti sebelum proses pembahasan APBD berikutnya.
Selain itu, meskipun kondisi pandemi Covid-19 sudah melandai, Rangga tidak lupa mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada dan tetap mengedepankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker saat beraktifitas.
Sementara, dalam pelaksanaan reses itu, masyarakat cukup pro aktif menyampaikan harapan dan permintaan usulan bantuan Pertanian, diantaranya jalan setapak/paving blok, saluran drainase, jalan tani, pupuk, bibit, alsintan, bantuan ternak, bantuan modal usaha UMKM bagi kaum perempuan dan ibu ibu serta berbagai Infrastuktur desa.
Salah satu tokoh masyarakat sekaligus sebagai tuan rumah, Daeng Ngawing memberi dorongan motivasi ke peserta reses dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fahruddin Rangga Dg. Limpo di Kelurahan Salaka.
Ia mewakili masyarakat menyampaikan tentang masalah yang kerap dialami oleh masyarakat khususnya para petani, diantaranya seringnya terjadi kelangkaan pupuk dan kesulitan menyampaikan permintaan usulan bantuan.
Turut hadir pada kegiatan reses itu, Kepala kelurahan Salaka, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Agama/Masyarakat. Diketahui, meskipun reses ini melibatkan banyak orang, namun tidak mengabaikan protokol kesehatan (Prokes).(*)





