Wartawan dipukulin hingga babak belur, Diduga akibat pemberitaan pembalakan liar akibatkan longsornya jalan parapat

oleh -

Laporan Jurnalis Kota Medan: Leo

TOPIKterkini.com, Pematang Siantar – Seorang wartawan media online sindonewstoday, Try aditia (24) nyaris kehilangan nyawa akibat dikeroyok belasan pria.

Tepat nya di jalan kartini depan cafe hugos dan apotik Megumi. Try yang baru tiba hendak menuju cafe hugos tiba tiba di serang belasan pria.

Try aditia (Korban pengeroyokan)

Try yang ditemui reporter menceritakan kronologis kejadian yang menimpa dirinya..
Sore itu 12/01/2019 sekitar pukul. 15.00 wib, aku ditelepon arif bang, dia menantu pengusaha kayu. Dia ngajak jumpa di cafe hugos jalan kartini pematang siantar bang. Aku sama temen ku Ari bang. Sama kami ke cafe hugos. Saat tiba di depan cafe hugos, tiba tiba belasan pria menyerang aku bang, langsung aku dipukuli orang itu beramai ramai bang. Aku juga sempat dengar ada dari mereka yang bilang “nggak sor aku sama kau” sambil terus memukuli aku tanpa henti bang. Aku kenal wajah wajah mereka bang, tapi gak tau nama nya bang. Waktu dipukuli itu ada juga yang pegang pisau curter bang, mau ditusuknya muka ku, terus berusaha aku brontak dan lari sampe akhirnya aku jatuh. Tak tau gimana kenanya, tapi kepalaku bagian belakang yang terkena sayatan curter itu bang. Lalu karena sudah rame warga, belasan pria itu lari bang dengan mempergunakan mobil jenis taft bermotif loreng ormas.
Aku pun bingung bang, aku gak ada masalah dengan ormas di siantar ini. Bahkan kawan kawan ku orang ormas pun baik kok sama ku. Mungkin ini masalah pribadi nya bang, tapi bawa bawa ormas, ungkap Try..

Ari, yang merupakan rekan Try dimana melihat langsung kejadian menuturkan, betul bang, kami begitu tiba di depan cafe hugos, belasan pria itu langsung mukuli si try. Sambil teriak, nggak sor aku sama kau. Dan ada juga yang bawa curter, tapi kepala bagian belakang si Try yang kena sayat. Karena langsung berontak sambil lari si Try, Orang itu lari setelah ramai warga yang datang bang, Dengan mengendari 2 mobil, salah satunya mobilnya bermotif loreng Ormas bang, ucap Ari.

 

Try juga menuturkan, bahwa kuat dugaan pengeroyokan ini sudah direncanakan. Karena sebelumnya aku ditelepon Arif untuk jumpa dengan di cafe hugos bang, terkait pemberitaan pembalakan liar yang akibatkan longsor jalan Siantar-Parapat tepatnya di jembatan sidua dua.
Tapi memang sudah ditunggu dan direncanakan ini bang. Lebih parah lagi ada yang bawa pisau curter bang. Kalau tidak cepat aku berontak dan lari, bisa bisa aku terbunuh bang. Tarauma aku jadinya bang, untung Gak mati aku bang. Ngeri kali cara orang itu (pelaku) main keroyok pake bawa pisau. Apa gak membahayakan nyawa ku itu bang. Tutur Try..

Try aditia bersama dengan rekan rekan pers telah membuat laporan. Pihak Polres dari Polresta P.Siantar juga telah mengambil keterangan dari korban Try Aditia yang terbaring lemas di rumah sakit Rasyida jalan Seram Siantar.
Kasus ini sekarang masih dalam penanganan intens dari pihak kepolisian polresta pematang Siantar. Dan menurut kapolresta Pematang Siantar, AKBP. Heribertus Ompusunggu, kasus ini merupakan atensi yang segera di proses sesuai hukum.

Loading...