oleh

Berita VIDEO: Ternyata, Pekerjaan Pelebaran Jalan di Buteng juga Penuh Unsur Kebohongan

TOPIKterkini.com, BUTON TENGAH – Setelah diadakan penelusuran langsung di lokasi, proses pekerjaan pelebaran jalan poros Lombe-Lakapera di Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (sultra), ternyata penuh dengan unsur kebohongan.

Dalam press release yang disampaikan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Buteng di salah satu grup WhatsApp, Kabid Bina Marga Hasban Mukmin, ST mengklaim bahwa, lebar tanah yang terkena penggusuran di jalur Lombe-Lakapera bervariasi mulai dari 3,5 meter hingga 4 meter, yang mana dikatakan bahwa ukuran lebar keseluruhan pada pekerjaan pelebaran jalan mencapai 15 meter, namun hal ini langsung terpatahkan setelah adanya penelusuran lapangan.

Berdasarkan fakta lapangan, pelebaran bahu jalan yang diukur langsung oleh warga disalah satu titik lokasi mencapai 31,5 meter.

“Tiga puluh satu meter setengah,” ungkap salah satu warga, La Ode Alim Alam kepada awak media saat ditanya tentang berapa meter lebar penggusuran bahu jalan secara keseluruhan (termasuk badan jalan yang telah lama teraspal), pada Selasa (25/6/2019).

Terkait hal ini, Dinas pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Kabupaten Buteng dinilai telah melakukan pembohongan besar kepada publik mengenai ukuran lahan yang terkena dampak penggusuran.

Selain itu, Dinas PUTRPR Buteng bahkan dinilai tidak becus karena hanya sekedar mengeluarkan statement yang tidak berdasar disalah satu grup WhatsApp, serta tanpa mengedepankan fakta dari hasil penelusuran langsung di lokasi pelebaran jalan.

“Ini juga komentarnya Hasban Mukmin, dia berani sekali mengeluarkan statement kosong yang penuh kebohongan dan tidak berdasar, masa dia mengatakan disalah satu grup WhatsApp bahwa lebar penggusuran bahu jalan hanya 15 meter, sementara tadi kita ukur langsung di lokasi mencapai 31,5 meter,” pungkasnya. (**)

Laporan Jurnalis Kepton: Anton

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed