oleh

Keluarga Besar Kejaksaan Tinggi Dan Kejaksaan Negeri Se-Sulut Melaksanakan Ibadah Perayaan Natal

Topikterkini.com – Manado : Keluarga Besar Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri Se-Sulut
melaksanakan Ibadah menyambut Natal Yesus Kristus tahun 2019 bertempat di Graha Bumi Beringin.

Lewat Perayaan Natal ini sesuai dengan Tema : Harmony In Diversity, Sub Tema : Dengan Semangat Natal Kejaksaan Tinggi Dan Kejaksaan Negeri Se Sulut, Memperkuat Keharmonisan Di Tengah Masyarakat.

Ibadah dipimpin oleh Khadim Pdt. Handri Mecky Dengah, MTh. Ia mengatakan: “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang”

Dalam laporan oleh Ketua Panitia Bpk. Stanley Yos Bukara, SH, mengatakan sesuai tema dan sub tema natal diatas mengandung arti sebuah keselarasan dalam keberagaman dengan kata lain walaupun kita berbeda suku, agama dan ras, bahasa dan semua hal namun kita tetap menjadi satu untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai bersama.

Adapun kegiatan yang sudah dilaksanakan, diantaranya ; telah melaksanakan kegiatan anjangsana dan berbagi kasih dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darus Saadah manado, anjangsana dan berbagi kasih dengan Panti Penyantunan Penyandang Cacat Tunarunggu Damai Tomohon dan kunjungan ke anggota purna adhyaksa dengan memberikan bantuan sebagai tali asih, telah melaksanakan ibadah natal, dan pujian dan konser musik perayaan natal tahun 2019.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH, MH dalam Pesan Natalnya mengawali sambutan mengutip suatu penggalan syair “Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai, didalam Persaudaraan Bagai Minyak Yang Harum, Alangkah Bahagianya Hidup Rukun Dan Damai….”

Meski kita berbeda, akan selalu tercermin semboyan bangsa Indonesia dan bingkai NKRI, Bhineka Tunggal Ika (Berbeda Beda Namun Tetap Satu).
“Keberagaman Suku Adat Budaya dan Agama, memaknai Ibadah perayaan Natal tahun 2019 ini, merupakan saat yang tepat untuk terus menjaga dan merawat bingkai perbedaan dalam melaksanakan tugas tanggung jawab dalam berbangsa dan bernegara,” kata Kajati.

Akan hal ini saya mengajak kepada jajaran Adhyaksa untuk terus menjaga dan mempertahankan komitmen Reformasi Birokrasi, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Menpan RB.
“terutama terhadap keberhasilan Kejati Sulut memperoleh predikat WBK dan mengapresiasi juga kepada Kejari Tomohon dan Kejari Kepulauan Sangihe yang boleh meraih Predikat WBK Wilayah Bersih Melayani sehingga akan tercipta tugas menuju WBK / WBBM,” ujar Kajati

Natal adalah suatu rangkaian peristiwa pengharapan dan berita sukacita yang ditujukan kepada seluruh umat dimuka bumi ini, untuk menebus dosa umat manusia, kembali datang menjelma sebagai anak manusia untuk menyelamatkan dosa, boleh menerima pengampunan lewat kematiannya di kayu salib yang telah menang atas dosa.

“Mari kita untuk terus merawat Kerukunan dan meningkatkan akan kebaikan bersyukur dan semangat untuk selalu merendahkan diri dihadapan Tuhan Allah, serta semangat untuk mengasihi dan mengampuni orang lain, kiranya damai natal selalu berada dimanapun kita berada.” tuturnya

Kajati juga menambahkan, hal ini merupakan spirit Natal, dimana sesungguhnya makna Natal dapat diterapkan oleh seluruh jajaran korps Adhyaksa Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri Se – Sulut, sehingga akan dapat memperkuat keharmonisan ditengah masyarakat berbangsa dan bernegara.

“Mari kita semua untuk selalu membangkitkan pengharapan, perbuatan semangat dalam berkarya untuk meneruskan perjalanan hidup setiap hari,” tambahnya.

Dalam Sambutan Gubernur Sulut yang diwakili Asisten I Drs. Edison Humiang M.Si, atas nama Pemerintah dan Keluarga mengucapkan Selamat merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Sukacita yang kita rayakan saat ini memberikan kita kekuatan dalam iman dan diberkati. mengapresiasi kepada Kejaksaan Tinggi Sulut yang boleh membangun masyarakat hidup rukun dan damai. Bagian anugerah hidup rukun contoh akan kasih kristus kepada umat manusia mengantarkan dalam perjalanan hidup kita. bahwa nilai spritual merupakan wahana penting dalam memelihara kebersamaan dan kekompakan dalam berbagai kondisi agar semakin mempererat jalinan tali persaudaraan termasuk dalam berbagai tantangan dan rintangan yang berpengaruh dalam pembangunan.

“Kepada jajaran korps adhyaksa tampil sebagai mitra dan hubungan kontrubusi positif sehingga akan memperkuat optimalisasi program sulut berdikari berdaulat bagi masyarakat.” Ujar Humiang

Dalam ucapan terima kasih yang disampaikan Wakajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH.MH, mengatakan Sungguh Alangkah Bahagianya kita merawat suatu perbedaan yang ditampilkan oleh Kejaksaan Tinggi. Atas nama pribadi dan panitia dari lubuk hati yang paling dalam memberi dukungan atas terselenggaranya Perayaan Natal ini.
“Atas nama Pimpinan Kejaksaan dan keluarga Selamat Merayakan Natal 25 Desember 2019 dan Menyambut Tahun Baru 1 Januari 2020 Semoga Tuhan selalu memberkati, menganugerahkan Damai Sejahterah bagi kita sekalian,” tuturnya.

Turut meramaikan Perayaan Natal Kejaksaan Tinggi Sulut dan Kejaksaan Negeri Se – Sulut tahun 2019, diantaranya Performance Ermy Kulit Vokal, Ariel Setiadi Quartet, Jefrey Tahalele Bas, Desca Anugrah Drum, Benny Sumarta piano/keybort, Feeturing Puspallia, dan Andrey Hahanusa.

Turut Hadir Kajati Sulut Andi Muh.Iqbal Arief, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara A. Dita Prawitaningsih, SH.MH, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut ibu Nurhayati Andi Muh Iqbal Arief.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE yang diwakili Asisten I Drs Edison Humiang, M.Si, Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut, Bupati Minut Vonny Aneke Panambunan, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, Ketua BKSUA, BPMJ, Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator, Para Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri serta pejabat strukturalnya dan para pegawai kejati Sulut serta tamu undangan lainnya.

Laporan: Putra Saleh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed