oleh

Pengusaha Balikpapan Geram Atas Tindakan Penarikan PT.Buana Finance

TOPIKTERKINI.COM : Pengusaha balikpapan geram atas tindakan PT. Buana Finance setelah melakukan penarikan paksa mobil Milik H. Burhan Dg.Tengan pada bulan lalu.

Mengetahui hal tersebut pengusaha suku Makassar, yang beralamat Kompleks Balikpapan Baru, Kelurahan Damai Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur, geram setelah mendengar mobil milik H. Burhan ditarik paksa oleh Pihak Leasing PT. Buana Finance pada 27/01/2020.

Tak hanya itu,tindakan Leasing PT. Buana Finance sudah diluar Standar Operasional Prosedur (SOP) saat itu, Leasing melakukan penarikan paksa dijalan bersama dengan lima orang dari PT. Buana Finance,setelah mobil berhasil ditarik paksa ditangan H. Burhan mobil tersebut dibawah kekantor polsek Bantaeng kota untuk diamankan

Dari hasil kesepakatan kedua bela pihak mobil tersebut disepakati untuk dititip sementara waktu dikantor Polsek Bantaeng Kota, namun dua hari setelah mobil dititip Sudirman Sijaya bersama dengan tiga orang wartawan kembali mengkonfirmasi keberadaan mobil tersebut ternyata mobil titipan tersebut DD 1849 KY sudah tidak ada dikantor polsek Bantaeng kota.

Mengetahui hal tersebut Yusuf Geram  atas tindakan Leasing PT. Buana Finance sudah sangat menyalahi aturan sesuai dengan putusan Mahkama konstitusi MK Nomor 18/Puu/XV11/2019.Tanggal 6 januari  2020 Tentang bagaimana memutuskan Al-kreditur atau pelaku usaha tidak bisa melakukan penarikan objek jaminan secara paksa dan jika pelaku usaha harus melakukan penarikan, maka penarikannya sesuai mekanisme dari pengadilan Negeri,”katanya.

Ketua Forum Pembela Keadilan FPK-Jeneponto Sudirman Sijaya SH sebagai pemantau kinerja pemerintah menganggap bahwa tindakan Leasing PT. Buana Finance sudah sangat bertentangan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)

Hal ini akan dilakukan upaya hukum karena tindakan Leasing PT. Buana Finance bekerja sama dengan Oknum kanit Reskrim Polsek Bantaeng dengan sengaja membiarkan pihak Leasing membawah mobil yang sudah menjadi titipan dipolsek

Atas kelalaian petugas, Yusuf kembali mendesak Kapolsek dan Kanit untuk menyita kembali mobil yang sudah menjadi Barang Bukti dipolsek, sementara barang bukti sudah disita kembali,”tambahnya.

Aiptu Hariadi Kanit Reskrim Polsek Bantaeng kota

Dikonfirmasi Aiptu Hariadi Kanit Reskrim Polsek Bantaeng kota mengatakan bahwa keberadaan mobil ada ditangan Leasing PT. Buana Finance, Hariadi pun mengatakan bahwa ketika unit dibutuhkan pihak Leasing berjanji untuk menyerahkan barang bukti tersebut, hanya saja sedikit terkendala saat barang bukti dibutuhkan pihak Leasing tidak sempat membawah kembali kekantor polsek, sehingga kapolsek bersama dengan kanit Reskrim hasus turun ke makassar guna mengamankan barang bukti yang diambil oleh PT. Buana.

Tak hanya itu, Darwis saat dikonfirmasi dihari yang sama membenarkan, bahwa memang dirinyalah yang menarik mobil tersebut karena sudah menunggak delapan bulan, saat itu secara tidak sengaja mobil tersebut dilihat melintas disekitar pasar bantaeng kota, hingga upaya yang dilakukan adalah menghentikan mobil tersebut lalu membawah kekantor polsek Bantaeng kota untuk diamankan, Malamnya setelah balik dari Polres Bantaeng  Darwis kembali menemui Aiptu Hariadi dengan maksud meminta yunit lalu kendaraan tersebut dibawah kegudang untuk diamanakan,”ujarnya.

Laporan: Andi Bur

Komentar

News Feed