oleh

Oinibe Lase Tak Mampu Dibina, Dinas Pendidikan NISUT Berencana Lakukan Pemblokiran Gaji

TOPIKTERKINI-NIAS UTARA-Guru MP Bahasa Inggris SMP Negeri 5 Lahewa Oinibe Lase, diketahui tidak memenuhi kewajibannya sebagai guru sejak 25 Oktober 2019 hingga saat ini. Alhasil, les Bahasa Inggris di sekolah tersebut tak terajarkan kepada siswa dalam kurun waktu 4 bulan belakangan.

Selain itu, Oinibe Lase yang merangkap sebagai bendahara Dana BOS belum mempertanggungjawabkan realisasi tahap II, membuat SMP Negeri 5 Lahewa terkendala dalam menyusun SPJ realisasi Dana BOS TA 2019.

Sebelumnya, Kepala SMP Negeri 5 Lahewa Sinema Telaumbanua telah melakukan langkah-langkah prosedural dengan menyurati yang bersangkutan sebanyak 3 kali, agar kembali aktif mengajar seperti biasa.

Lantaran tidak digubris yang bersangkutan, selanjutnya Kepala Sekolah menyurati Dinas Pendidikan kabupaten Nias Utara agar memberikan pembinaan. Sehingga melalui Kabid PK dan Kabid Dikdas, Oinibe Lase membuat pernyataan tertulis menyanggupi memenuhi kewajibannya sebagai guru serta bertanggungjawab atas realisasi Dana BOS tahap II.

Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Nias Utara Zulmakmur Telaumbanua kepada awak media mengatakan bahwa permasalahan tersebut akan diarahkan ke inspektorat kabupaten Nias Utara untuk melakukan audit. Meskipun ia tak menampik bahwa masalah itu masih ditangani oleh bidang Pembinaan Kepegawaian.

“Kita sudah arahkan untuk dinaikkan ke inspektorat, karena mereka yang lebih paham soal pengauditan. Selanjutnya kita akan melakukan pemblokiran gaji”. Kata Zul.

Ditanya soal guru pengganti les bahasa Inggris, Zul menjawab bahwa pihaknya sedang berupaya untuk merekrut. Ia berharap guru GBD di sekolah tersebut dapat membantu untuk sementara.(BL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed