TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO: Terkait pemotongan gaji kepala Dusun Desa Bontoujung Kacamata Tarowang,Kabupaten Jeneponto, Propinsi Sulawesi Selatan,kepala Inspektorat Jeneponto angkat bicara saat dikonfirmasi lewat via telepon genggamnya senin malam 16/02/2020 kepala Inspektorat Jeneponto mengatakan bahwa terkait pemotongan gaji kepala Dusun dirinya sudah menerima laporan berdasarkan penyampaian anggotanya.
“Kata Maskur SH terkait laporan itu, dirinya belum bisa memastikan sanksi apa yang harus diberikan karena motifnya belum diketahui pasti, kalau pun terbukti memang ada yang diambil bisa pengembalian,untuk sementara Inspektorat masih dalam pemeriksaan anggotanya, ucap Maskur lewat via telepon.
Yang sebelumnya.
Gaji Kadus Bontoujung di Potong, Ini Keluhan para Kadus Lewat Pernyataan Tertulis.
kepala Dusun Desa Bontoujung keluhkan soal adanya dugaan pemotongan yang dilakukan oleh Bendahara Desa bersama dengan pelaksana Desa Bontoujung Plt yang berada di Kacamata Tarowang Kabupaten Jeneponto Propinsi Sulawesi Selatan.
Menurut Muh.Arsyad Tompo ada tiga Kepala Dusun di Desa Bontoujung yang dipotong gajinya,oleh Bendahara Desa bersama dengan kepala Desa Bontoujung sesuai dengan hasil pernyataannya yang dibuat dan ditanda tangani oleh tiga kepala Dusun di Desa Bontoujung Kecamatan Tarowang, Ju, mat 15/02/2020.
Didalam pernyataannya Muh. Arsyad Tompo selaku kepala Dusun Bontoujung menyatakan bahwa benar terjadi pemotongan yang dilakukan oleh Bendahara Desa saat Suardi Sahar S. Ag menjabat sebagai pelaksana (PLT).Kepala Desa Bontoujung,didalam surat pernyataan yang dibuat oleh masing-masing kepala Dusun,disebutkan bahwa pemotongan dilakukan dengan maksud untuk pembayaran PBB yang dibebankan ke masing-masing kepala dusun sesuai dengan rincian yang tertulis didalam surat pernyataannya.
Tak hanya itu, selain pembayaran PBB yang dibebankan ke masing-masing kepala Dusun,bendahari Desa juga membebani kepala Dusun untuk membeli motor inventaris untuk keperluan kantor,namun belakangan diketahui ternyata motor tersebut digunakan diluar Desa Bontoujung, hal tersebut diungkapkan oleh Muh.Arsyad Tompo saat dikonfirmasi lewat Via telpon 15/02/2020.
Dikonfirmasi kepala Desa Bontoujung minggu malam 15/02/2020 mengatakan bahwa terkait pemotongan gaji kepala Dusun belum diketahui pasti, karena pada waktu itu,dirinya masih dalam transisi menunggu pemilihan berikutnya,setelah kembali terpilih barulah kemudian dapat informasi dari bendahara Desa,namun masih tetap belum jelas masalahnya seperti apa, tapi sepengetahuan Kepala Desa Bontoujung saat dikonfirmasi lewat via telepon bahwa mantan pelaksana Desa Bontoujung sedang dalam proses,”katanya.
Suardi Mantan pelaksana Plt Desa Bontoujung dikonfirmasi lewat Whatsapp dihari yang sama,belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini direrbitkan.
Laporan: Andi Burhanuddin











