TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO: 11 Maret 2020 merupakan moment terberat bagi Hj.Salmawati selama menduduki tampuk kosong satu DPRD Jeneponto setelah dilantik 2019 silam.
Sejarah telah mencatat bahwa satu satunya pimpinan DPRD jeneponto representasi wanita adalah Hj. Salmawati paris.
Namun kurang dari setahun menduduki posisi ketua DPRD di goyang dengan keluarnya surat keputusan partai Gerindra untuk melakukan rotasi dan pergantian posisi kosong satu DPRD jeneponto.
Pada hari rabu 11 Maret 2020 DPRD Jeneponto menggelar rapat paripurna untuk menyepakati pergantian Hj.Salmawati Paris
Dengan jiwa besar, istri wakil Bupati Jeneponto tersebut memimpin sidang paripurna pemberhentian dirinya.
Usai melaksanakan sidang, wartawan topikterkini.com melakukan wawancara langsung dengan srikandi partai gerindra tersebut.
Hj. Salmawati menggap bahwa semua proses biarkan berjalan sesuai prosedur dan regulasi, sebagai kader partai gerindra, saya selalu siap jika partai meminta saya, dan berharap agar riak riak yang selama ini berkembang dapat kita redam, bekerjalah untuk rakyat karena kita duduk di legeslatif merupakan amanah dari konstituen yakni masyarakat di wilayah daerah pemilihan masing masing ujarnya.
Saya yakin, bahwa masyarakat luas pasti menunggu kerja kerja cerdas kita semua, sebagai wanita sebagai seorang ibu saya tetap akan terus mengawal aspirasi masyarakat pada sektor kesejahteraan yang berbasis gender dan menjadikan agama sebagai bingkai meraih tatanan masyarakat yang baik kedepan.
Tetap positif kedepan mengawal kepentingan rakyat, dan bersama pemerintah membangun butta turatea tutupnya.
Laporan: Usman S











