INTERNASIONAL

Melonjak di Malaysia, kasus corona virus Brunei terkait dengan acara keagamaan

35
×

Melonjak di Malaysia, kasus corona virus Brunei terkait dengan acara keagamaan

Sebarkan artikel ini
Melonjak di Malaysia, kasus corona virus Brunei terkait dengan acara keagamaan
Umat Islam berkumpul di sebuah masjid di Kuala Lumpur, Malaysia. (Getty Images)

TOPIKTERKINI.COM – KUALA LUMPUR: Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan bahwa 190 orang telah dites positif terkena virus korona pada hari Minggu, jumlah tertinggi infeksi yang dilaporkan dalam sehari di negara tersebut. Sebagian besar kasus terkait dengan pertemuan keagamaan massal yang diadakan di sebuah masjid di pinggiran Kuala Lumpur bulan lalu.

Infeksi baru ini menjadikan total Malaysia menjadi 428, jumlah kasus virus corona yang dilaporkan tertinggi di Asia Tenggara.

“Berdasarkan investigasi awal, sebagian besar kasus baru terkait dengan pertemuan Tabligh di Masjid Sri Petaling,” Menteri Kesehatan Dr. Adham Baba mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Diperkirakan 16.000 orang tiba di Kuala Lumpur untuk acara keagamaan empat hari pada akhir Februari, beberapa dari mereka dari negara tetangga Singapura dan Brunei.

Otoritas kesehatan Malaysia berusaha melacak 14.500 warga negara yang menghadiri acara tersebut.

Kementerian telah meminta mereka dan kontak dekat mereka untuk menjalani tes virus dan karantina sendiri selama 14 hari.

Pada hari Kamis, menteri mengatakan bahwa semua pertemuan massal harus dihindari karena wabah korona virus.
“Temu lebih dari 50 orang dianggap sebagai pertemuan massal, jadi masyarakat harus menghindarinya,” katanya.

Namun, sehari kemudian, lebih dari 30.000 orang berpartisipasi dalam acara Hindu, Festival Kereta Terapung di negara bagian Penang.

Langkah-langkah yang lebih keras telah diberlakukan oleh tetangga Malaysia.

Brunei mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka melarang warganya untuk bepergian ke luar negeri karena jumlah orang yang terinfeksi virus corona telah mencapai 50.

Sebagian besar kasus terkait dengan acara Kuala Lumpur Tabligh. Pihak berwenang juga meminta pertemuan massal dihindari dan acara-acara seperti pernikahan diadakan di rumah dengan jumlah tamu yang terbatas.

Singapura telah menunda sholat Jum’at dan menutup semua masjid untuk dis infeksi. Ia juga memperketat langkah-langkah kontrol perbatasannya.

BACA JUGAPPI Desak Pemerintah Lakukan Deteksi Virus N-Cov 19 Secara Berkala terhadap TKA di Jeneponto

Semua pengunjung baru yang telah mengunjungi Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Iran, Korea Selatan, atau Cina daratan dalam 14 hari terakhir tidak akan diizinkan transit dan masuk ke Singapura. (AN)

Editor: Usman S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

TOPIKterkini.com–Malaysia: Layanan Pendidikan bagi anak TKI diselenggarakan Pemerintah…