oleh

Jangan Cari Untung dari Sesama, Poros Muda Minta Polda Sultra Tindaki Penjual Masker

TOPIKterkini.com – Kendari : Dampak penyebaran virus corona di seluruh dunia sangat besar. Bahkan kehidupan sosial dan sektor ekonomi menjadi terguncang.

“Disisi lain, ada segelintir orang memanfaatkan keadaan mencari keuntungan melalui penimbungan masker dan menjual dengan harga tak pantas atau harga gila-gilaan”

Atas dasar itu, Lembaga Poros Muda Sultra mengecam dan meminta kepada pihak kepolisian Polda Sultra, untuk menindak tegas pihak yang mencari untung di tengah kecemasan atas meluasnya wabah virus corona.

“Pihak tersebut yakni, spekulan yang menimbun masker dan menjualnya kembali dengan harga gila-gilaan, itu harus ditindak tegas oleh Polda Sultra,” Ungkap Wasekjen Poros Muda Sultra Andi.

Lanjut kata Andi, mari kita hadapi secara bersama-sama sebagai bentuk jiwa gotong royong Bangsa Indonesia. “Jangan ada yang mengambil untung dari Derita Sesama”.

“Melonjaknya harga masker di pasaran dan penjualan secara online di media sosial facebook dengan harga gila-gilaan, mereka mengambil keuntungan dari barang masker yang sangat di butuhkan masyarakat saat ini,” kata Andi.

Andi menerangkan, sebelumnya harga masker per 3 lembar di apotik dan kios kisaran 5.000 rupiah. Dan harga per box sebesar 50.000, itu pun sudah melonjak harganya sebelum wabah Covid-19.

Namun, saat ini harga masker sudah melonjak menjadi 10.000 per lembar dan bahkan 500.000 s/d 800.000 per box yang dipasarkan melalui media online. terang Andi.

Sementara itu, Ketum Poros Muda Sultra Jefri mengatakan, kita paham hukum permintaan dan penawaran tetapi sebaiknya harga tetap dijaga dalam batas kepatutan.

Kami mengimbau kepada pihak Kepolisian Polda Sultra, untuk melakukan swiping terhadap penimbun dan penjual masker yang menyusahkan masyarakat dengan penjualan melalui media online facebook. “Jangan mengambil keuntungan dengan adanya musibah virus corona,” tukas Jefri.

Laporan : Muh Sopian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed