oleh

Dua Lembaga Sultra, Pertanyakan “Pengadaan Sapi Tahun 2019” Di Desa Baluara Muna

Pj Kepala Desa Baluara Kab. Muna, La Ode Rahman, S.Pd.I

TOPIKterkini.com – Kendari : Dua mantan pimpinan lembaga Sulawesi Tenggara (Sultra), mengkritik dan pertanyakan kinerja oknum Pj Desa Baluara, Kecamatan Batukara, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Terkesan ada permainan.

Pasalnya, Oknum Pj Kepala Desa Baluara, La Ode Rahman, S.Pd.I, tak kunjung merealisasikan program “Pengadaan ternak hewan Sapi” melalui dana desa (DD) tahun anggaran 2019 secara keseluruhan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua BPD Desa Baluara, La Ode Umala, S.Hut saat dihubungi wartawan TOPIKterkini.com melalui via cellulernya. Selasa (1/4/2020).

Program pengadaan Sapi di alokasikan melalui Dana Desa (DD) tahun 2019 sebanyak 67 ekor dengan harga 6 juta per ekor termasuk pajak. Namun, diduga terealisasi hanya 30 ekor. ujar Ketua BPD Desa Baluara.

Atas dasar itu, dua mantan pimpinan lembaga Sultra, Ruslan La Ode dan La Ode Muh Zulkifli menyampaikan kritikannya kepada awak media melalui relis berita yang dikirim di WhatsApp pada senin malam tanggal 31 maret 2020.

Mantan Ketum IPMABARA, Ruslan La Ode mengatakan, bahwa kinerja oknum Pj Kepala Desa Baluara….sangat disayangkan dalam program pengadaan sapi melalui dana desa (DD) tahun anggaran 2019, sampai saat ini belum direalisasikan secara keseluruhan dan seharusnya sudah tersalurkan kepada masyarakat baluara.

“Bantuan pengadaan hewan ternak sapi tersebut dijanjikan di awal bulan Maret 2020. Namun, sampai saat ini belum direalisasikan secara keseluruhan hingga sekarang sudah masuk pada bulan April,” Ungkap Ruslan La Ode.

Menurutnya, ini jelas sudah merugikan masyarakat baluara sebab jika hewan ternak sapi itu keluar di tahun 2019 mungkin hari ini sudah bunting. Jadi “Masyarakat butuh sapi bukan janji manis dan jangan diberikan harapan palsu yang kemudian merugikan masyarakat itu sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, mantan Ketum Gerakan Mahasiswa Baluara (Gembala) Kendari, La Ode Muh Zulkifli menjelaskan, kejadian sangat menyakiti perasaan masyarakat desa baluara karena sudah di iming-imingi dengan program pengadaan sapi itu.

“Atas kejadian tersebut kami meminta Pj Kepala Desa Baluara dan seluruh jajarannya agar bertanggung jawab dengan persolan yang jadi Bumerang di masyarakat baluara,” Pungkas La Ode Muh Zulkifli.

Masyarakat telah resa dan mengeluarkan dugaan yang bersifat negatif dengan adanya persoalan yang tidak kunjung selesai serta seolah-olah Pj Kades telah menampakkan kegagalannya sebagai pimpinan Desa Baluara. tukasnya.

Laporan : Darman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed