oleh

AMB Menyoal Kinerja Kajari Bantaeng Yang Dinilai Gagal Tangani Kasus Bansos Borong Loe

TOPIKTERKINI.COM–BANTAENG: Aktivis Aliansi Mahasiswa Bantaeng (AMB) pertanyakan kasus Bansos Kelompok Usaha Bersama (Kube)yang diduga telah merugikan Negara ke Kejari Bantaeng, Senin 6/4/2020.

Koordinator AMB Yudha Jaya mempertanyakan penanganan kasus bantuan sosial berupa kambing bagi Kelompok Usaha Bersama (Kube), dinas Sosial Tahun Anggaran 2018 di Desa Borong Loe Kecamatan Pa’jukukang.

“Kami berempat kemari untuk mempertanyakan langkah apa yang telah dilakukan Kejari Bantaeng setelah melaksanakan ekspos” ungkap Yudha.

Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng Johan Iswahyudi yang menemui Yudha Cs di halaman kantor Kejari akui, kasus Kelompok usaha bersama (Kube) yang penanganannya sudah dilaporkan ke Kejati, selanjutnya Kejari Bantaeng, menunggu petunjuk untuk melakukan expos (gelar perkara) ulang, jelas Johan.

Diketahui bansos Kemensos TA 2018 berupa bantuan modal pengadaan kambing bagi Kube di Desa Borong Loe, penyaluran bantuan modal Rp. 2.500.000 Perorang itu diduga disunat.

Kasus yang telah bergulir sejak awal tahun 2019, sampai saat ini dinilai Kejari gagal menangani kasus korupsi di Bantaeng.

“Kami menganggap Kejari Bantaeng gagal menangani kasus korupsi di Bantaeng” ketus Yudha.

Secara terpisah Kasi Intel Kejari Bantaeng Budiman mengakui sudah menerima hasil audit dari BPKP Sulsel setelah dilakukan gelar perkara, berkas perkara tersebut dilaporkan ke Kejati, namun Kepala Kejaksaan Tinggi tidak sehat, sehingga Kejati rencana jadwal penyampaian ke publik tertunda, ditambah lagi pandemi corona semakin merebak, jelas Budiman. (Ar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed