oleh

Fluktuasi Bahan Pokok, Ampuh Sultra Desak Pemerintah Inspeksi & Berikan Solusi

TOPIKterkini.com – Kendari : Fluktuasi bahan pokok ditengah pandemi covid 19 semakin tak terkendali dan telah menjadi keresahan ditengah masyarakat, kenaikan harga yang begitu cepat menjadi perhatian banyak Pihak. Gelombang protes ditampilkan melalui diskursus, media sosial sehingga memantik gejolak sosial ditengah masyarakat.

Sejatinya kenaikan harga pokok harus mendapat restu dari pemerintah tapi hal ini tak dihiraukan oleh pedagang pedagang nakal yang memanfaatkan situasi ditengah pandemi covid 19 ini.

Hal ini menjadi perhatian serius oleh Ampuh Sultra melalui Kabid Ekonominya, Rezky Hidayat mengatakan bahw kenaikan beberapa harga pokok yang begitu cepat ini sudah mulai menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Bahkan pedagang kecil maupun pengelola makanan mulai mengeluh atas kenaikan beberapa barang pokok yang begitu drastis hanya beberapa hari saja.

“Situasi seperti ini harus segera diantisipasi oleh pemerintah baik itu Eksekutif dan Legislatif terkhusus di wilayah Sulawesi Tenggara mengingat tak lama lagi sudah memasuki bulan Suci Ramadhan 1441 H,  sandang pangan dan papan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang selalu digunakan setiap hari,” ungkap Rezky Hidayat. Kamis (16/4/20).

Kata dia, kondisi seperti ini menyebabkan warga kurang mampu semakin menjerit akibat pendapatan yang bekurang. Apalagi saat ini banyak para pekerja buruh kasar tidak melakukan aktivitas apapun karena adanya batasan kegiatan di luar (Social Distancing) oleh pemerintah yang disebabkan darurat Covid-19 di Indonesia.

“Pihaknya meminta kepada pemerintah untuk segera menemukan solusinya, jangan sampai dengan adanya persoalan wabah Covid-19 ada oknum yang sengaja memainkan harga bahan pokok saat ini,” terang Rezky Hidayat

“Kami berharap kepada pemerintah melalui Dinas terkait untuk segera turun tangan mencari solusi,” harapnya.

Laporan : Muh Sopian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed