oleh

Gerak Indonesia Resmi Laporkan Proyek Jembatan Penghubung di Pannara ke Kajari Jeneponto

TOPIKTERKINI.COM™ – JENEPONTO | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Indonesia cabang Sulsel resmi melaporkan dugaan korupsi Proyek Pembangunan

Jembatan Penghubung di Kampung Pannara, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu ke Kantor Kejaksaan negeri Jeneponto, Selasa (28/4/2020).

Ketua DPD Gerak Indonesia cabang Sulsel, Andika Ali Kanji mengatakan, pihaknya resmi melaporkan proyek tersebut ke Kejaksaan Negeri Jeneponto dengan nomor surat laporan : 0129/LAP/GERAK-INDO/DPD/BO10IV/2020

“Hari ini kami resmi melaporkan proyek yang dikerjakan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Baji Empo yang menggunakan dana Rp.50.800.000 bersumber dari dana keluarahan Empoang Selatan tahun anggaran 2019 ke Kejari Jeneponto,”ungkap Andika.

Menurut Andika, dasar laporanya ke kejaksaan atas beberapa temuan dugaan korupsi yang didapatkan dalam fisik proyek tersebut.

“Beberapa kejanggalan pembangunan tersebut, seperti adanya keretakan di sayap jembatan, tiang penyangga ada tiga titik yang tidak tertanam dengan baik,”katanya.

Andika juga melihat, kayu yang digunakan jembatan itu dari pohon kelapa dan kami mendunga tidak sesuai spesifikasi kayu yang seharusnya pembangunan jembatan itu dari kayu kelas II.

“Tidak hanya itu, kita temukan pengamn jembatan tidak menggunakan baut dan tidak terpasang dengan baik yang dapat membahayakan pengguna jembatan,”tambah Andika.

Untuk itu, Andika berharap pihak Kejaksaan agar segerah memanggil masing -masing terlapor.

“Besar dugaan kami, beberapa titik pekerjaan sarana dan prasarana yang ada di kelurahan empoang selatan yang dikerjakan oleh KSM baji Empi diduga asal kerja,”ujarnya.

“Maka dari itu kami meminta ke pihak kejaksaan agar segerah peninjaun kembali pekerjaan fisik proyek jembatan penghubung Pannara.”tambahnya.

Laporan: Usman S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed