oleh

Diduga Fokus Tolak Pelantikan Ketua DPRD, Bupati Halteng Dinilai Abaikan Lima Dokter Spesialis

TOPIKTERKINI.COM – HALTENG | Bagian Humas DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Halmahera Tengah, Rosihan Anwar Jumat, (01/05/20) sore tadi kepada awak media menyampaikan bahwa Bupati Halteng dinilai abaikan lima dokter spesialis di RSUD Weda.

Hal ini terjadi diduga Bupati Halteng Edi Langkara terlibat full dalam penolakan pelantikan saudara Sakir Ahmad sebagai Ketua DPRD Halteng. Buktinya, SK pelantikan saudara Hi Sakir Ahmad sebagai Ketua DPRD Halteng dari DPP Partai Golkar dan Surat penegasan dari Dirjen Otonomi Daerah (Otda) hingga kini belum ditindaklanjuti oleh Wakil Ketua I DPRD Halteng Kabir Kahar dan Wakil Ketua II DPRD Halteng Hayun Maneke,” kesalnya.

Mestinya, Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Halteng sudah harus bersinergi untuk bagaimana membangun untuk kemajuan daerah yang konon katanya berlandaskan Falsafah “Fagogoru” ini,” ujarnya.

Sangat disayangkan lanjut Rosihan, kepemimpinan Elang Rahim yang berslogan anak kampung dan falsafah fagogoru ini. Menurut hemat saya, slogan anak kampung dan falsafah fagogoru ini tak ada arti apa-apa jika sikap wakil rakyat dan pemimpin daerah ini memiliki sikap yang bertentangan dengan slogan anak kampung dan falsafah fagogoru tersebut,” sahutnya.

Mestinya kata dia, Pemerintah Daerah dan wakil rakyat berupaya untuk mendatangkan lima dokter spesial untuk pelayanan masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah dari pada menolak saudara Sakir Ahmad dalam pelantikan sebagai Ketua DPRD Halteng,” tandasnya.

Masih banyak yang lebih penting dari pada menyoalkan keputusan DPP Partai Golongan Karya (Golkar) yang sudah menetapkan saudara Sakir Ahmad untuk dilantik sebagai Ketua DPRD Halteng,” terangnya.

Laporan : Lamagi La Ode

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed