oleh

Ternyata Permintaan Sumbangan Terhadap Anggota KORPRI, Tanpa Sepengetahuan Sekretaris

TOPIKTERKINI-NIAS UTARA –Ketua Dewan Pengurus KORPRI eksovisio Sekda Nias Utara Yafeti Nazara mengeluarkan surat pada tanggal 17 April 2020 yang ditujukan kepada seluruh ASN perihal sumbangan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Nias Utara. Surat tersebut ternyata tanpa sepengetahuan Sekretaris KORPRI, yakni Kepala BKD Toloni Waruwu.

Fakta itu terungkap dalam pembahasan Pansus DPRD yang dibacakan pada saat sidang paripurna istimewa tentang LKPJ Bupati Nias Utara yang digelar pada Jum’at(29/05/2020) di aula DPRD Lt. III.

Dalam surat KORPRI tersebut, memuat besaran sumbangan sesuai dengan kepangkatan ASN, yakni: Sekda Rp 1,5 juta, Eselon II/b Rp 1 juta, Eselon III/a Rp 500 ribu, Eselon III/b Rp 400 ribu, Eselon IV/a Rp 250 ribu, Eselon IV/b Rp 200 ribu dan staf sebesar Rp 100 ribu. Termasuk batas akhir pengumpulan sumbangan pada tanggal 24 April 2020.

Belakangan sumbangan tersebut tidak diketahui total besarannya, namun telah dipaketkan dalam bentuk masker sebanyak 11.225 lembar dan diserahkan kepada Bupati Nias Utara sebagai ketua gugus tugas Covid-19.

Terpisah, Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara Paulus PG,SH yang diminta pendapatnya Ikhwal permintaan sumbangan tersebut, kepada awak media menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian hukum. Apakah kebijakan tersebut masuk pungli atau tidak. Apabila memenuhi unsur, akan membuat Laporan tertulis kepada penegak hukum.

“Jika KORPRI peduli, itu lumrah. Misalnya Kabupaten Badung Di Bali dan Kabupaten Merauke di Papua juga kemarin bantu warga terdampak Corona disana. Tapi bentuknya sukarela, tidak dipatok! Kalau ini (Nias Utara_red) beda. Selain besarannya dipatok, permintaan sumbangan tersebut tanpa melalui kesepakatan pengurus. Sehingga menimbulkan kecurigaan”. Papar Paulus.

Lebih lanjut, Paulus meminta kepada Bupati Nias Utara agar mengevaluasi kinerja sekda yang akhir-akhir ini dinilai di luar kontrol Bupati sebagai pembina kepegawaian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed