oleh

Tidak Terima BST, Warga Geruduk Kantor Kelurahan Lamalaka, Ini penjelasan Kadis Sosial

TOPIKTERKINI.COM–BANTAENG: Sebanyak 17 0rang perima Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap pertama kompak datangi kantor Kelurahan Lamalaka, Selasa 23/6/2020.

Warga kel. Lamalaka ini datang mempertanyakan namanya yang tidak muncul di tahap dua.

Syamsiah salah satu warga penerima BST tahap pertama dari 17 orang ini mengatakan bahwa dirinya sudah pernah mendatangi kantor dinas sosial, namun hanya dapat janji seminggu dari kadis sosial.

Warga pertanyakan namanya yang tidak masuk daftar penerima BST di Kantor Lurah Lamalaka, Selasa 23 Juni 2020

“Saya pernah menemui Kepala Dinas Sosial, dan kami dijanjikan waktu seminggu untuk menyelesaikan masalah ini” ketus Syamsiah.

Namun hingga saat ini lanjut Syamsiah, bersama 16 nama lainnya yang sudah memiliki Barkot dan telah menerima tahap pertama belum mendapatkan kepastian dari pihak terkait, tambahnya.

Saji dan Linda warga Kampung Pasorongi juga mengakui mereka sudah pernah mendatangi kantor Pos untuk mempertanyakan namanya diBST malah pihak Pos menyampaikan bahwa jika nama kalian tidak muncul bisa saja pihak kelurahan memblokirnya tapi kami sudah sering mempertanyakan di kantor lurah tapi kami tidak mendapatkan jawaban pasti selain kata sabar dan menunggu, kami berharap dalam kondisi seperti ini pihak terkait dalam hal ini dinas sosial dapat membantu kami agar nama kami kembali dimunculkan seperti penerima BST lainnya yang namanya tetap dimunculkan, namun jika benar nama kami diblokir oleh pihak kelurahan kami juga meminta agar memberikan penjelasan yang tepat.

Lurah Lamalaka Irfan, mengakui telah memfasilitasi warganya yang belum mendapatkan dana BST melalui Kepala dinas Sosial.

“Kami sudah berusaha memperjuangkan agar warga yang telah menerima tahap pertama tetap mendapatkan haknya ditahap berikutnya, namun penentuannya ada pada kementrian Sosial” jelas Irfan. Dikelurahan hanya sebatas memfasilitasi tempat dan mendatangkan warga yang mendapatkan panggilan sesuai daftar yang ada, tambahnya

Kepala Dinas Sosial Syamsir yang dikonfirmasi via ponselnya membenarkan adanya warga lamalaka yang belum menerima BST

Menurut Syamsir hal serupa juga terjadi ditahap pertama, daftar nama yang dikirimkan kementrian langsung ke Pos dan yang tidak ada namanya biasanya muncul daftar bayar susulan.

“Dinas Sosial apalagi kelurahan tidak ada kewenangan mengeluarkan ataupun menggantikan nama yang sudah mendapatkan barkot tahap pertama, masalah ini juga terjadi ditahap pertama, tapi tetap terbayar setelah daftar bayar susulan terbit” jelas Kadis.

Masalah serupa menurut Kadis Sosial tidak hanya terjadi di Lamalaka melainkan hampir semua kelurahan mempunyai permasalahan yang sama.

“Hampir semua kelurahan punya permasalahan yang sama” katanya, kalaupun ada Daftar bayar susulan itu langsung dikirim dari kementrian ke Kantor Pos, pungkasnya. (Ar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed