oleh

Daarut Tauhid Sulsel Dan Pengajian Al Fatihah Qurbankan 8 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

TOPIKTERKINI.COM-JENEPONTO- Ibadah qurban yang dilakukan umat Islam yakni dengan penyembelihan hewan kurban pada setiap 10 Dzulhijjah. Hewan yang boleh dijadikan untuk kurban adalah unta, sapi, dan kambing atau domba. Qurban bagi umat Islam adalah ungkapan terima kasih kepada Allah atas limpahan rezeki dengan cara berbagi makanan berharga kepada mereka yang tidak mampu. Mengingat hal tersebut sebuah lembaga bernama Daarut Tauhid Cabang Sulawesi Selatan bekerjasama sama dengan kelompok pengajian Al Fatihah Kabupaten Jeneponto turut menggelorakan semangat Ibrahim tersebut dengan mengadakan program Qurban Fest. (01/08/2020)

Mira salah seorang pengurus Daarut Tauhid menceritakan jika Qurban Fest merupakan program berbagi qurban, pihaknya memilih Jeneponto sebagai lokasi qurban sebab baru-baru ini Jeneponto tertimpa musibah.
“Kegiatan Qurban Fest ini sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT dan kami memilih Jeneponto sebab ini bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat Jeneponto yang baru-baru ini ditempat beberapa musibah”, ungkapnya.

Korban kebakaran Arungkeke yang mendapatkan perhatian dari program Qurban Fest 2020.

Sementara itu Adhe Karmayanti Ketua Pengajian Al Fatihah kepada TopikTerkini.com mengungkapkan bahwa sebanyak 8 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang di Qurban hari itu.
” Dari program Qurban fest ini kita berhasil memotong 8 ekor sapi dan 3 ekor kambing, setelah kita packing perkantong hasilnya sebanyak 879 kantong yang siap didistribusikan kepada masyarakat Jeneponto terkhusus bagi mereka korban banjir di Rumbia, Sapanang dan korban kebakaran Arungkeke”, ungkapnya.

Ditambahkan pula olehnya jika hewan korban tersebut sudah terdistribusi kepada masyarakat Jeneponto.
“Kita sudah mendistribusikannya kepada masyarakat yang kita telah lakukan mapping sebelumnya, termasuk pak Abu di Rumbia salah seorang korban tanah longsor, saat bertemu beliau mengaku bersyukur mendapatkan perhatian dari Qurban fest” tutup Adhe Karmayanti.

Diketahui pada proses pemotongan hewan qurban tersebut dihadiri oleh hj. Salmawati Paris salah seorang legislator Kabupaten Jeneponto.(***) 

Komentar

News Feed