oleh

Hallo Pak Wali, Copot Kepsek SD Layang Dan Inpres Bertingkat Di Bontoala

TOPIKTERKINI.COM – MAKASSAR : SD Layang 1 yang saat ini jadi satu atap dengan SD Inpres bertingkat di Kecamatan Bontoala Makassar, kini mendapat sorotan tajam gara- gara menjual perlengkapan sekolah murid baru ditengah Pandemi covid 19 dengan nilai yang menggerek orang tua murid, dengan harga Rp. 620 ribu. ” Ini tindakan tidak benar dilakukan kepala sekolah .ko.. menjual baju, sementara ekonomi warga lagi lesu” jelas lelaki Nurdin yang berdomisili di Layang.

Adanya bocoron yang menjual adalah Koperasi, disanggah keras oleh Alimuddin yang tinggal dijalan BungaEja, ” Kita ini bukan orang bodoh. Koperasi itu cuma tipu- tipuan. Mana ada Koperasi di SD layang, hanya dihadirkan “perisai” untuk tidak disoroti. Kalaupun Koperasi sesuai Perwali, tidak boleh dipaksakan seperti sekolah SD yang lain di Makassar, Yang mau beli silahkan tidak bersedia juga tidak masalah.Ini dipaksa-paksa” jelas Alimuddin yang berjanji akan temui pj.Walikota Prof.Rudy Djamaluddin.

Tampaknya kepala sekolah yang telah mengomandoi Dua sekolah dari hasil marger yaitu SD Inpres bertingkat dan SD LAYANG 1, berkesan mengejar keuntungan dari perlengkapan sekolah yang dijual dengan kerja sama pengusaha. Sebab keluhan warga sangat nyaring namun kepala sekolah tidak perduli.

Pj.Walikota yang dikonfirmasi lewat W.A.nya kaitan kondisi SD Inpres Layang Kec.Bontoala – beliau sudah membacanya namun belum memberikan keterangan.

Sementara Humas Pemerintah kota yang dihubungi menurutnya akan mengkonfirmasi Kadis Pendidikan Kota Makasar.

Laporan ( AH )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed