oleh

Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1442 H, Wakil Bupati Himbau Ummat Muslim Tolitoli Untuk Muhasabah Binnafsihi.

Topikterkini.com. Tolitoli – Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriyah / 2020 Miladiyah, Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Tolitoli yang didukung oleh Pemerintah Daerah dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli melaksanakan pawai obor pada Rabu malam (19/8).

Pawai yang diikuti oleh lebih dari 1000 orang utusan dari tiap Perangkat Daerah, Organisasi Keagaaman, sejumlah santri dan elemen masyarakat lainnya yang ada di Kota Tolitoli. Pawai obor yang menempuh jarak kurang lebih 5 kilometer itu dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Tolitoli Hi Abdul Rahman Hi Budding di Taman Kota Tolitoli Gaukan Muhammad Bantilan.

Sebelum melepas peserta pawai obor, Wakil Bupati Tolitoli Hi. Abdul Rahman Hi. Budding dalam sambutannya mengatakan bulan Muharram yang merupakan permulaan tahun Hijriyah adalah bulan yang mulia dan terpuji, sehingga Wabup mengajak seluruh Ummat Muslim di Daerah ini untuk menjadikan tahun baru Hijriah ini sebagai momen untuk _muhasabah binnafsihi_ atau intropeksi diri dari apa yang telah dilakukan di tahun sebelumnya dan sebagai momen merancang kehidupan agar menjadi lebih baik lagi di tahun baru ini.

Memasuki Tahun 1442 Hijriah ini, Wakil Bupati juga menyampaikan ajakan untuk meningkatkan keimanan dan ibadah kepada Allah sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang agama dan akhlak agar menjadi lebih baik, sebab jika hal itu tidak mampu dilakukan di tahun yang baru ini, tentunya kita termasuk golongan orang-orang yang merugi baik di dunia bahkan sampai akhirat.

Tahun baru ini juga diharapkan untuk dapat dijadikan sebagai sarana untuk _tasyakur bini’mah_ yakni bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk mencapai cita-cita yang belum tercapai karena dengan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli Hi. Muchlis, S.Ag.,M.Pd usai mengikuti pawai obor itu menjelaskan bahwa banyak nilai positif yang bisa diambil dari kegiatan pawai obor ini. Masyarakat bisa saling bersama-sama dengan penuh semangat berjalan sambil menebar aura positif. Selain itu, kegiatan ini juga mengandung nilai gotong royong di mana hal itu bisa dilihat dari mulai membuat obor bambu bersama, mempersiapkan segala kebutuhan hingga saling membantu saat pawai sedang berlangsung. Belum lagi antusiasme masyarakat yang begitu semangat untuk mengikuti momen setahun sekali ini. Semangat tahun baru inilah yang menjadi rasa syukur karena sudah diberi kesempatan untuk hidup dengan baik di tahun sebelumnya dan harapan semoga di tahun mendatangi kehidupannya akan semakin baik, jelas Muchlis.

Sejumlah pejabat Pemerintah Daerah dan Pejabat Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli turut larut dalam barisan pawai obor tersebut di antaranya Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan dan Kesra, Anhar Dg Mallawa, SE, Asisten Sekretaris Daerah bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir Muh. Nur Munawar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli Hi. Muchlis, S.Ag.,M.Pd dan Kepala Bagian Kesra Setdakab Tolitoli Hj. Halimah Bandung, S.Sos.
Sebagai bentuk penghargaan kepada peserta pawai obor, Panitia Penyelenggara melakukan penilaian dengan beberapa kriteria di antara jumlah peserta serta kerapihan barisan pawai.

Juri yang melakukan penilaian masing-masing Ustadz Muhammadong, S.Ag, Arham A. Jacub, SH dan Hi. Abdul Rahman Akil secara obyektif mengumpulkan nilai masing-masing peserta dan hasilnya langsung diumumkan di tempat Finish di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan.

Adapun Yang meraih juara I, peserta Pawai dari Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Sirojul Ma’ruf, Juara II diraih oleh Dharma Wanita Kantor Kementerian Agama, dan Juara III Majelis Ta’lim Kelurahan Sidoarjo,

Laporan : Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed