oleh

Pasca Pandemi, Pasar Simoko Kembali di Fungsikan

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Pemerintah Kabupaten Bantaeng Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan kembali mengaktifkan Pasar Simoko Lingkungan Nangkayya, Kelurahan Campaga Kecamatan Tompobulu, Kamis 3/9/2020.

Kadis Kumdag Andi Meyriani Latippa mengakui pasar yang diresmikan oleh Bupati Nurdin Abdullah tahun 2018 ini pernah ramai namun kembali lesu sejak tahun 2019 yang lalu yang kemudian ditambah lagi dengan adanya pandemi covid-19 yang menjadi penghalang aktifitas perdagangan pasar tradisional.

“Alhamdulillah hari ini kita fungsikan kembali pasar Simoko setelah terhenti dari aktifitas” kata Meyriani.

Menurut Andi Meyriani kondisi daerah yang dibolehkan melakukan aktifitas pasca pandemi covid direspon baik oleh ratusan pedagang pasar yang pernah aktif menjual dipasar Simoko ini untuk kembali diaktifkan, “tugas kami memfasilitas masyarakat pedagang yang berkeinginan untuk melakukan aktifitas di Pasar ini” jelasnya.

Lurah Campaga Andi Zaenal yang turut hadir mengungkapkan bahwa Aktifitas pasar tradisional Simoko biasanya 2 hari dalam seminggu, untuk bulan pertama setelah dibuka kembali sekali seminggu (kamis)sambil melihat perkembangan selanjutnya.

“Mulai hari ini kita buka setiap hari kamis, nanti kita lihat perkembangannya jika aktifitas perdagangan sudah normal baru kita kumpulkan pedagangnya, agar mereka sendiri yang menentukan 2 hari pasar dalam seminggu” jelas Zaenal.

Dia juga mengakui untuk terus melakukan sosialisasi agar aktifitas pasar Simoko yang sangat dekat dengan sejumlah tempat wisata. “Kami terus berupaya Bagaimana caranya supaya pasar simoko ini tetap berjalan Jadi kita sosialisasikan ke Masjid masjid dan juga ke pedagang-pedagang yang dulunya pernah aktif melakukan aktifitas perdagangannya dipasar ini kembali” aku Zaenal.

Jumasia warga Kampung Simoko, salah seorang pedagang lapak merasa senang dengan aktifnya kembali pasar Simoko, “Saya senang pak, tidak jauh jauhma menjual, satu tahunmi pasar ini tidak ada penjualnya, jadi saya kepasar lain menjual” kata Jumasia.

Ditempat yang sama Kapolsek Tompobulu Iptu Suardi mengakui sektor keamanan juga menjadi pertimbangan bagi pedagang lintas pasar untuk melakukan aktifitas perdagangan dipasar pasar tradisional,

“pasar tradisional ini menjadi sumber perputaran ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat dan yang terpenting adalah pasar ini bisa dijamin dari Sisi keamanannya, sebagai tolok ukur peningkatan perputaran ekonomi dan kemakmuran masyarakat” Sebut Suardi.

Untuk menjamin rasa aman itu, lanjut Suardi, dirinya akan maksimalkan fungsi Bhabinkantibmas, tambah Suardi.

Pihaknya juga terus mengedukasi masyarakat agar tetap patuh pada protokol kesehatan.”kami berharap masyarakat tetap patuh pada protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan menghindari kerumunan”, pungkas Suardi.

Laporan: Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed