oleh

GMKI Gunungsitoli minta Poldasu Serius Tuntaskan Kasus Temuan BPK RI Dinkes Nias Barat Tahun 2018

TOPIKTERKINI-NIAS BARAT- Sumber Anggaran pada dinas Kesehatan kabupaten Nias Barat diduga tidak Terealisasi kurang lebih 3,2 Milyar atau 4,66% dari seluruh pengeluaran yang direalisasikan. Kamis 10/09/2020

Menurut Sepriman Zai Ketua Ketua Badan pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia atau disingkat GMKI menyatakan,

” bahwa rincian realisasi belanja yang tidak didukung bukti pertanggungjawaban untuk masing masing PPTK(sebanyak 7 orang) berdasarkan LHP BPK RI diketahui SP2D TU Nihil dengan jumlah total Rp. 8.186.821.706 dan bukti pertanggungjawaban dengan jumlah Rp. 6.735.576.044 sementara belanja yang tidak didukung bukti pertanggungjawaban sebesar Rp. 1.451.977.662.

Lebih lanjut Sepriman Menambahkan , dinas kesehatan Kabupaten Nias Barat yang bersumber dari APBD kabupaten Nias barat TA.2018 kepada Inspektorat, untuk melakukan verifikasi dokumen terhadap nota pencairan dana (NPD) kepada masing masing PPTK ditemukan belanja tidak didukung bukti pertanggungjawaban sebesar Rp. 991.536.137, Paparnya Sepriman Zai saat dijumpai di Study Centre GMKI Gunungsitoli, Jl. Patimura, Mudik – Kota Gunungsitoli .

Ketua BPC GMKI Gunungsitoli berharap Polda Sumatera utara diharapkan lebih serius menangani dan menuntaskan sehingga memastikan para tersangka dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,Harap Sepriman Ketua GMKI Gunungsitoli.

Dari pantauan awak media, surat rujukan dari Kapoldasu Nomor : K/146/III/RES.3.3/2020/Ditreskrimsus terhadap penggunaan dana TU pada dinas kesehatan Kabupaten Nias Barat yang bersumber dari APBD kabupaten Nias barat TA. 2018

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed