oleh

Kawasan Hutan Kemasyarakatan Roa-Roayya Agendakan Membangun Pos Jalur Untuk Memantau Aktivitas Masyarakat Yang Berkunjung Pada Hutan Tersebut

TOPIKTERKINI.COM-JENEPONTO-Pengelolaan hutan melalui sistem hutan kerakyatan (SHK) terus di geliatkan, sistem ini merupakan perpaduan antara pengelolaan sumber daya alam dan sistem sosial kemasyarakatan, di Kabupaten Jeneponto sendiri model sistem hutan kerakyatan diterapkan di Desa Kapita. Dan untuk memaksimalkan program tersebut pemerintah melalui pendamping local champion HKM SJH melakukan kunjungan lapangan dan diskusi bersama kelompok tani hutan (KTH) Sinar Jaya Harapan di kawasan Hutan Kemasyarakatan Roa Roaya Desa Kapita. (Minggu, 13/09/2020).

Pendamping local champion perhutanan sosial Kabupaten Jeneponto Haerullah Lodji mengungkapkan tujuan dilakukannya kunjungan lapangan tersebut.
“Pada dasarnya ini adalah bagian dari perkenalan saya kepada masyarakat yang memanfaatkan hutan rakyat tersebut, tujuan lainnya adalah agar kawasan hutan Roa Roa ya yang berada dibawah pengawasan KPH Jeneberang I dapat menjadi sentra poin dalam pelestarian dan kesejahteraan anggota kelompok masyarakat pengelola hutan” ungkapannya.

Curah pendapat antara pendamping dan masyarakat pengguna hutan kemasyarakatan.

Sebelumnya diketahui bahwa kawasan ini juga sering menjadi kawasan perlintasan tracking trail, menyikapi hal tersebut Haerullah Lodji berinisiatif untuk mendirikan pos jalur untuk memantau aktivitas tersebut.
“Karena kawasan ini juga merupakan area perlintasan tracking trail maka salah satu yang akan segera membangun pos jalur sekaligus sebagai baruga Sikola Rimba yang akan menjadi pusat pembelajaran bagi para warga dalam mengelola, memanfaatkan dan menjaga kelestarian Hutan, pos ini akan berfungsi sebagai pusat informasi dan wajib lapor bagi para penghoby olah raga otomotif trail yang sudah sering menggunakan jalur ini menuju puncak Kr Tombang di atas kawasan Hutan Kemasyarakatan yang dikelola oleh KTH Sinar Jaya Harapan yg diketuai oleh Dg. Beta,, sudah saatnya mi kita buatkan Pos Lapor bagi para trail agar bisa terpantau keselematan dan yg paling penting para trail juga harus dapat ikut serta menjaga kelestarian hutan”, tutur Oji selaku Pendamping LC KTH SJH.

Di tempat yang sama Daeng Beta yang merupakan ketua kelompok tani hutan (KTH) Sinar Jaya Harapan mengiyakan apa yang dibicarakan oleh pendamping local champion.
” Memang sejak beberapa tahun terakhir pak, semakin banyak yang mengunjungi Kawasan Hutan Roa Roa khususnya di punjak Kr Tombang, Ada anak sekolah yang berkemah, ada juga yang naik motor trail seperti baru-baru ini ada rombongan Camat Bangkala yang melakukan penananam pohon dipuncak sekaligus menjajaki jalur trail menuju puncak Kr tombang, kami harap dengan skema pengelolaan perhutanan dosial masyarakat dapat memanfatkan potensi hutan khususnya hasil hutan bukan kayu seperti ekowisata yang akan segera digagas di kawasan Hutan Roa Roaya dan kawasan hutan lain yang tersebar di tiga desa dengan jumlah 32 KPS, dan tentu saja dapat menjaga kelestarian kawasan hutan ini” harapnya.(***) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed