oleh

Pergerakan Aktivis Mahasiswa Sul-Sel, Seruduk Kantor Disdukcapil Jeneponto

TOPIKTERKINI.COM, JENEPONTO – Pergerakan Aktivis Mahasiswa (PAM) Sul-Sel, beserta pemuda anak bangsa seruduk Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto, Kamis (17/8/2020). Yang di nahkodai Erwin Prasetyo dan Yudistira sebagai koordinator lapangan (Korlap).

Puluhan mahasiswa dan pemuda anak bangsa yang tergabung dalam pergerakan aktivis mahasiswa ( PAM ) Sulawesi Selatan, mendatangi kantor Disdukcapil dan menggelar aksi unjuk rasa atau demonstrasi.

Unjuk rasa yang dikomandoi oleh Erwin Prasetyo selaku Jenderal Lapangan, mengatakan. Kami Anak rakyat yang tergabung dalam barisan pergerakan aktivis mahasiswa (PAM) Sul-Sel, mendesak Bupati Jeneponto agar segera melakukan evaluasi ekstra terhadap kinerja kepala Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto.

Lanjut Erwin, dan “kami meminta kepada anggota DPRD Jeneponto untuk segera memanggil kepala Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto. Atas dugaan kuat bobroknya sistem pelayanan yang diberikan, dan di anggap dapat menimbulkan keresahan tertentu pada masyarakat kabupaten Jeneponto,” Tuturnya.

Yudistira selaku koordinator aksi menambahkan, kami mendesak Kadis Capil Jeneponto untuk instrospeksi diri, untuk segera mundur dari jabatannya. Karena dianggap tidak mampu memperbaiki sistem pelayanan, dan dipandang berseberangan dengan etika birokrasi tata kelola pemerintahan yang baik dan benar. Serta posisi suami istri yang masing memangku jabatan struktural pada OPD yang sama. Kami nilai berpotensi menimbulkan benturan kepentingan antara kepentingan rakyat dan kepentingan keluarga.

Lanjut Yudistira selaku koordinator aksi menyoroti terkait hasil audit BPK RI dan Inspektorat terhadap pengelolaan keuangan dan anggaran pada dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Jeneponto, yang dianggap tertutup.

“Kami mendesak Kepala dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto untuk melakukan transparansi dan mempertanggung jawabkan secara moral terkait hasil audit BPK RI dan Inspektorat terhadap pengelolaan keuangan dan anggaran pada dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jeneponto,” Tutup Yudistira.

Laporan : Muh. Yusuf Putra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed