oleh

Setahun Tewas Mahasiswa UHO, AP2 Sultra Ajak Elemen Pergerakan Se-Sultra Turun Pertanyakan

TOPIKterkini.com – KENDARI | Kasus tewasnya dua mahasiswa UHO Randy dan Yusuf saat mengelar aksi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bulan september 2019 lalu. Kini sudah masuk setahun, namun hingga kini proses hukumnya siapa pelaku penembakan tersebut belum juga tuntas.

Sejumlah organisis Pemuda dan Mahasiswa pun tidak tinggal diam menyikapi persoalan yang di kenal dengan tragedi Sedarah (September Berdarah) itu.

Salah satunya datang dari Ketua Umum Lembaga Aliansi Pemuda dan Pelajar Se-Sulawesi Tenggara (AP2Sultra) La Ode Risman Rantau yang akan ikut angkat bicara soal kasus itu.

Dengan ketidak jelaaan kasus tersebut AP2 Sultra kata dia, akan ikut mempertanyakan serta turun langsung menyuarakan hal ini di Polda Sultra pada 26 september yang akan datang.

“AP2 akan turun mempertanyakan, konsistensi Polda bersama teman-teman organisasi lain,”ucapnya Rabu 23/09/2020.

Pihaknya kata dia, akan turun bersama beberapa elemen organisasi Pemuda dan Kemahasiswaan lainnya yang ada di Kota Kendari.

“AP2 Meminta kepada seluruh elemen pergerkan Sultra untuk turut serta menyuarakan dan mempertanyakan pada pihak Polda Sultra,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, agar pihak kepolisian tidak tebang pilih dalam menuntaskan kasus yang ada di Sultra, salah satu contonya kata dia, soal aksi isu sara yang di lakukan beberapa hari, dalam waktu singkat, langsung ada tersangka yang di tetapkan.

Sehinga dengan demikian, ia menegaskan jika dengan cara cara demonstrasi ekstirim seperti yang di lakukan beberapa waktu lalu itu, maka jelas dia, ia bersama teman organisasi lainya akan melakukan hal serupa agar pihak kepisian benar-benar tegas dalam menuntaskan kasus tersebut.

“Mungkin harus sedikit lebih ekstrim, kita tau beberapa minggu ada aksi soal isu sara yang di pertonton oleh Polda, dalam waktu singkat saja langsung ada tersangka, mungkin dengan cara seperti itu juga agar kasus tewasnya dua masiswa UHO ini bisa segera di tuntaskan,” tegasnya.

Aksi yang akan di gelar beberapa hari kedepan ini, lanjut dia tidak akan menyampaiakn surat pemberitahuan aksi serta akan di pusatkan di Polda Sultra.

“Titik utama di Polda Sultra, kita juga tidak perlu menyampaikan pemberitahuan aksi,”tutupnya.

Laporan: Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed