TOPIKTERKINI.COM, JENEPONTO — Desa Bulusuka yang dikomandoi Hamsah gelar musyarawah pembangunan Desa tahun anggaran 2021-2022. dirangakain dengan launching gerakan masker 1/2 miliar berangsung diruang pola kantor Desa Bulusuka kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto Sul-Sel, Selasa (29/9/2020).
Turut hadir pihak BAPPEDA Indar sekaligus sebagai pemateri, pihak Dinas Pertanian Jeneponto, Pimpinan Bawaslu Jeneponto Sampara Halik, Anggota DPRD Jeneponto Hartono SE., Pihak kesehatan Kapus Bontoramba ibu Prida, Babinsa TNI, ketua KPU Jeneponto Supriadi Saleh, serta sejumlah para tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan tokoh pemudah. 
Sambutan kepala desa Bulusuka Hamsah sekaligus membuka acara tersebut mengatakan kami berharap dan meminta kepada seluruh masyarakat dan seluruh perangkat desa Bulusuka bahwa apa yang tertunda pembangunan yang diakibatkan dengan karena covid-19.
Maka perlu dijadikan skala prioritas di anggaran pembangunan 2021 mendatang, sebagai realisasi pembangunan yang berjenjang, baik jangka panjang maupun jangka menengah,”harapnya. 
Disamping “dia juga berharap kepada pihak Pemerintah Kabupaten, melalui para kepala Dinas yang berwenang untuk dapat membantu desa kami, apa saja desa kami butuhkan sebagai kemajuan pembangunan” pintah Hamsah kepala desa dua periode tersebut.
Sedangkan ditempat yang sama pihak Dinas pertanian menyarangkan untuk mendapatkan, penyaluran bantuan harus melalui memasukkan profosal kelompok yang lengkap legalitasnya yakni SKT yang terdaftar di Dinas Pertanian” katanya.
Juga dalam kesempatan yang sama pihak BAPPEDA Kabupaten Jeneponto Indar dalam arahannya, bahwa kegiatan musrembang desa ini merupakan keharusan untuk dilakukan karena ada regulasi yang mengaturnya. 
Diantaranya UU nomor 25 tahun 2014 permendagri 114 tahun 2014 tentang pembangunan desa ,premendagri 113 tentang pengelolaan keuangan dana desa” Jelasnya.
Lain halnya Pimpinan Bawaslu Kabupaten Jeneponto Sampara Halik di dampingi ketua Plt KPU Jeneponto Supriadi dalam pencerahannya mengatakan kehadiran pihak kami antara Bawaslu dengan KPU di Musrembang desa .
adalah diantarnya ajang silaturahmi bersama KPU sekaligus mengedukasi mayarakat dalam berdemokrasi yang sebenarnya, bahwa demokrasi itu tidak lagi menimbulkan perbedaan di tengah masyarakat, dan kita harus menghormati kepada Pimpinan yang sudah menang dan terpilih. jelas Sampara Halik.
Lebih lanjut menyampaikan, kedua mensosialisasikan secara organisasi kelembagaan Bawaslu yang sebelumnya namanya Panwaslu menjadi Bawaslu dan sudah permanen juga dikabupaten sama dengan KPU. Masa bakti 5 tahun” Pungkasnya.
Ketua plt KPU Kabupaten Jeneponto Supriadi, seiring apa yang disampaikan oleh Pimpinan Bawaslu bahwa demokrasi memang perlu di bangun dari desa sebagai objek penyelenggaraan demokrasi ditengah masyarakat.
Sehingga yang namanya money politik harus ditiadakan yang sering di istilahkan, jangan pilih kalau tidak punya uang.
Sedangkan anggota DPRD Jeneponto dari praksi partai PKB dapil II Tamalatea Bontoramba Hartono SE. menyampaikan pokok-poko fikiran yang sudah masuk di BAPPEDA walaupun menurutnya anggaran terbatas akan tetapi pengaspalan jalan didesa Bulusuka akan kami perjuankan bersama “janjinya.
Penulis : Mahmud Sewang
Editor : Abd. Rahman











