oleh

Diduga Dilindungi Pejabat, Pelaku Penganiayaan Bebas Berkeliaran

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Diduga mendapat perlindungan pejabat, pelaku penganiayaan terhadap seorang lelaki SM (59) warga Dusun Samataring Desa Biangkeke bebas berkeliaran.

Pembebasan ini mendapat kecaman dari ketua FP2BT Jamaluddin Jamal, dalam rilisnya yang diterima redaksi, Minggu, 4 /10/2020 malam.

Jamaluddin menguraikan kejadian penganiayaan yang dilakukan Aj (17) pada hari selasa (22/9) sekira pukul 11.30 Wita, terlapor Sp (33) bersama anaknya Aj(17) menganiaya korban SM (59) yang mengakibatkan luka jahitan pada alis dan bibir memar, sampai gigi goyang, sesuai hasil visum, jelas Jamal.

Dan pada hari yang sama lanjut Jamal, korban SM melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Pa’jukukang, tutur Jamal.

Menurutnya, pada malam hari kejadian itu juga pelaku diamankan ke Polsek Pa’jukukang, tanpa ada kesepakatan damai pelaku sudah dilepaskan dan bebas berkeliaran, ketus Jamal.

“Pihak keluarga korban marah dengan cara polisi melepas tanpa adanya perdamaian” ketus Jamal. Apalagi korban masih terbaring sakit dirumahnya, tambahnya.

Kanit Reskrim Polsek Pa’jukukang Iptu Alimuddin, SH.,MH. Yang dikonfirmasi via ponselnya, Minggu malam (4/10) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilaporkan SM pada hari Selasa (22/9) dengan nomor Laporan STPL/57/IX/2020.

“Betul, ada laporan dari korban SM warga dusun Samataring Desa Biangkeke” aku Alimuddin. Malam itu juga kami jemput pelaku untuk diamankan dari amukan warga, tambahnya.

Alimuddin juga mengatakan bahwa pihaknya tidak melakukan penahanan, karena kasus tersebut hingga saat ini masih dalam penyelidikan.

“Kasus itu, masih diselidiki, pasalnya keterangan korban dan terduga pelaku tidak berkesesuaian” jelas Kanit Reskrim Iptu Alimuddin.

Mantan Kasi Propam Polres Bantaeng ini juga menuturkan bahwa terduga pelaku AJ tidak mengakui melakukan pemukulan malah sebaliknya Aj yang menjadi korban penamparan yang dilakukan pelapor, tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Alimuddin bahwa kasus ini masih perlu pendalaman, apalagi benda keras (hasil Visum) yang mengakibatkan luka terbuka yang dialami korban diduga karena terbentur batu, saat pelapor jatuh.

“Setelah melakukan pendalaman, diduga luka terbuka pelapor akibat terbentur kebatu, namun saat petugas ke TKP tepatnya dibelakang rumah pelapor untuk mencari barang bukti, ternyata lokasi tersebut sudah dibersihkan” kata Alimuddin.

Kapolsek Pa’jukukang Iptu Irwan Efendi, S.Sos. yang dikonfirmasi via ponselnya, juga ikut menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan informasi sepihak, himbaunya

Untuk informasi yang lebih jelas, Irwan menyarankan agar masyarakat ke Kantor Polsek Pa’jukukang untuk mendapatkan informasi yang benar, tutup Irwan.

Laporan : Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed