oleh

Dipaksa Teken Surat Pengunduran Diri, Kades Morome Konsel Bawon Angkat Bicara

TOPIKterkini.com – KENDARI | Sekitar ratusan masyarakat desa morome mendatangi kediaman kepala desa (Kades) Bawon, pada Rabu 7 Oktober 2020. Kehadiran masyarakat setempat memaksa menanda tangani surat pengunduran diri sebagai kepala desa diwilayah Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.

“Rombongan masyarakat setempat bersama BPD memaksa kami untuk meneken (tandatangani) surat pengunduran diri dan meminta mundur sebagai kepala desa,” ujar Kades Bawon, saat ditemui awak media di salah satu warkop kota Kendari (10/10/2020).

Kades Bawon menuturkan, bahwa pengunduran diri sebagai kepala desa harus melalui prosedur yang berlaku. Dia juga menyampaikan, semua proses dari awal sampai hari ini sudah dijalankan sesuai mekanisme.

Dirinya di laporkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atas dugaan penyelewengan/korupsi anggaran dana desa pada tahun 2016 sampai 2020 sehingga ditanggapi dan direspon oleh pihak dari Aparatur Pemeriksa Internal Pemerintah (APIP) untuk dilakukan pemeriksaaan.

“Jadi dalam hal ini APIP turun dilapangan atas aduan dan laporan dari masyarakat bersama BPD Desa Morome,” kata Kades Bawon.

Kemudiann, hasil pemeriksaan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) itu diserahkanlah ke kami (Kades Bawon) pada tanggal 10 September 2020. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ada kelebihan bayar pada item pekerjaan dari anggaran 2016 sampai 2020.

Dari kelebihan bayar itu, saya selaku Kepala Desa Morome (Bawon red) bertanggung jawab. Dengan itikad baik saya selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) mengembalikan uang kelebihan bayar tersebut pada tanggal 16 september sebesar Rp. 114.800.000., ungkap Kades Bawon.

Lanjut kata Bawon, Dari hasil-hasil semua itu seharusnya kami sebagai mitra BPD, dalam hal ini merupakan wadah, itu wajib menyampaikan kemasyarakat bahwa dari hasil-hasil LHP tersebut sudah diselesaikan oleh Kepala Desa.

“Namun, disayangakan justru pihak BPD Desa Morome selalu mencari-cari kesalahan saya sebagai kepala desa. Akhirnya muncul mosi tidak percaya,,,”pungkasnya.

Laporan: Darman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed