oleh

Disinyalir, Tak Berikan Hak Karyawan, PT WIN Konsel Didemo

TOPIKterkini.com – KONSEL | Hak para karyawan tak diberikan, puluhan karyawan PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) yang tergabung dalam Aliansi Generasi Lingkar Tambang Mengungat (AGLTM), melakukan aksi demo di Kantor PT WIN di jalan poros Torobulu-Wonuakongga, kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (15/10/20).

Informasi yang diperoleh, aksi unjuk rasa yang dilakukan para pekerja itu disebabkan pihak perusahaan PT. Win tidak memberikan Jamsostek dan jaminan kesehatan serta menuntut kelebihan kerja untuk dijadikan bonus (lembur), sebab para karyawan tetap bekerja melebihi jam kerja dan tidak dihitung lembur.

”Disinyalir, saat ini para pekerja tidak diberikan hak-hak sebagai karyawan perusahaan PT. Win,” kata Jendral AGLTM, Agustinus.

Jendral lapangan AGLTM, Agustinus menuturkan, bahwa sistem kerja tidak jelas dan tidak mempertimbangkan waktu kerja terkait keamanan pekerja seperti keselamatan dan kesehatan kerja (K3) meliputi helm dan sepatu septi serta rompi. Itu sangat minim.

Ada beberapa hak karyawan tidak diberikan oleh PT WIN membuat AGLTM turun melakukan aksi demo untuk dapat ditindak lanjuti sesuai undang-undang ketenagakerjaan. ungkap Agustinus.

Atas dasar itu, kami yang tergabung dari Aliansi Generasi Lingkar Tambang Menggugat (AGLTM), meminta Kepada :

1. Meminta kepada Direktur Utama PT. Wijaya Inti Nusantara untuk merealisasikan ha-hal yang menjadi HAK PEKERJA.

2. Meminta kepada Direktur Utama PT. Wjaya Inti Nusantara untuk merealisasikan jaminan sosial tenaga kerja sebagamana telah diamanatkan berdasarkan peraturan pemerintah no. 84 tahun 2013 tentang penyelenggaraan jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek).

3. Meminta kepada Direktur Utama PT. Wijaya lnti Nusantara, untuk adanya ke transparansian terkait besar dana bonus atau insentif para pekerja.

4. Meminta kepada Direktur Utama PT. Wijaya Inti Nusantara untuk memecat dan memberhentikan kepala Project manager sekaligus kepala teknik tambangan (KTT) serta orang-orang yang miliki kompoten terhadap para pekerja karena di duga gagal dalam memprogramkan apa yang menjadi hak-hak para Pekerja.

“Kami berharap kepada Direktur Utama PT Wijaya Inti Nusantara, dalam waktu 1X24 jam agar dapat merealisasikan apa yang menjadi tuntutan kami,” tegasnya.

Hingga berita ini di publiks belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PT. Wjaya Inti Nusantara.

Laporan: Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed