oleh

Pengurus Bumdes Tudungano : Penjualan Gas Elpiji 3 Kilogram Sesuai SOP

TOPIKTERKINI.COM – KONAWE UTARA | Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, telah melaksanakan program kerja Bumdes sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), dengan berdasarkan hasil musyawarah pengurus dan masyarakat.

Hal tersebut di jelaskan oleh pengurus Bumdes Tudungano saat di konfirmasi oleh media TopikTerkini.Com pada Sabtu ( 24/10/2020 ) saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

” Pekerjaan usaha Bumdes Tudungano adalah upaya peningkatan ekonomi dengan tujuan meningkatkan Pendapatan Asli Desa ( PAD ) dan akan kembali kepada masyarakat ” kata Aludin.

Menurutnya, penjualan gas elpiji 3 kilogram sebesar Rp.22.000 sudah sesuai dengan musyawarah pengurus Bumdes dan masyarakat Desa Tudungano pada bulan Desember 2019 lalu di Aula Pertemuan Desa Tudungano dan telah tertuang dalam SOP.

“Mengenai harga jual gas elpiji 3 kilogram itu dengan nominal harga jual Rp.22.000, pengurus Bumdes bersama masyarakat sudah melakukan musyawarah, dan itu kami sepakati bersama” ucap Aludin selaku pengurus Bumdes.

Hal senada di ungkapkan oleh Beni Hasrianto, S.Pd selaku ketua Bumdes Tudungano bahwasanya selalu melakukan musyawarah dengan masyarakat di setiap akhir tahun.

“Kami sudah musyawarah bersama dengan masyarakat Desa Tudungano yang di tuangkan dalam berita acara dan di tetapkan di SOP Bumdes Tudungano”.

Sainab

Salah satu warga saat di tanya mengenai keberadaan gas elpiji 3 kilogram, dirinya mengungkapkan bahwa sangat merasa terbantu atas adanya pangkalan elpiji tersebut, dan tidak merasa dirugikan atas harga jual senilai Rp. 22.000, bahkan menurutnya ditempat lain harganya biasa lebih melambung tinggi.

” Mengenai gas elpiji ini, sudah sangat membantu kami selaku masyarakat kecil, mengenai harga jual, itu bukan masalah bagi kami, karena itu sudah sangat terjangkau sekali, dan kami sangat menyepakati jika dijual dengan harga Rp. 22.000, sebab kebanyakan menjual kalau dikios bahkan sampai harga Rp. 30.000 ” Ucap Sainab.

Untuk di ketahui bersama bahwa Bumdes Tudungano bukan hanya menjalankan program usaha pangkalan gas elpiji 3 kilogram, tetapi juga menjalan beberapa usaha yaitu percetakan batako, dan cincin cor.

Laporan : Endran Lahuku

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed