oleh

Hj Hasria Dkk: Tanah Warisannya Diduga di Rampas Oleh H. Rustam Efendi, Dirinya Mengadu ke PN Kendari

TOPIKTERKINI.COM – KENDARI | Sejumlah ahli waris melaporkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Kendari untuk mengadukan haknya karena tanah warisannya yang terletak di Kelurahan Baruga, Kecmatan Baruga, Kota Kendari diduga kuasai atau cenderung dirampas oleh H. Rustam Efendi, hingga tanah itu telah dijual kepada Developer PT. Anoa Putera Sejahtera.

“Objek tanah sengketa itu dengan luas kurang lebih 32.680 m2 dikuasai H Rustam Efendi hanya dengan selembar surat pernyataan yang diketahui Kepala Desa Lepo-Lepo. Dan itu dasarnya dilakukan pengurusan sertifikatnya,” ungkap Hj Hasria.

Tanah dengan luasan hektare diakui sebagai milik seseorang bernama H. Rustam Efendi telah dibangun menjadi perumahan oleh Developer PT. Anoa Putera Sejahtera.

Ketgam : Hj. Hasria (Ahli Waris Tanah)

Keluh kesah ini disampaikan langsung oleh Hj Hasria dan kawan kawan (dkk) selaku ahli waris tanah kepada awak media saat ditemui di kediamannya. Rabu (28/10/2020).

Hj Hasria dkk mengungkapkan, tanahnya yang kini dikusai oleh pihak developer perumahan PT. Anoa Putera Sejahtera. Tentunya, dirinya sebagai pewaris tanah dari orang tua kandung akan terus berjuang untuk merebut kembali haknya.

Ketgam: Objek Tanah Sengketa ditunjuk Hj. Hasria

“Saya akan terus berjuang untuk merebut kembali hak-hak saya, walaupun sudah dikuasai pihak developer perumahan PT. Anoa Putera Sejahtera,” kata Hj. Hasria

Lanjut dia, Orang yang diduga mengalihkan hak atas tanah itu sendiri dengan membuat sertifikat dengan data yang cenderung tidak memiliki dasar yang kuat itu, hanya berdasarkan surat pernyataan saja.

Hj. Hasria berharap tanah yang telah beralih kepemilikan itu bisa dikembalikan sesuai hak ahli waris. Dan kami sudah berjuang melalui upaya hukum namun tak pernah ditanggapi oleh instansi terkait.

Sekarang saya minta bantuan, saya hanya rakyat kecil agar tanah saya dapat dikembalikan sebagai hak tanah warisan. Kemana lagi saya harus mengadukan tanah saya yang dirampas itu, keluh Hj. Hasria.

Hingga berita ini di publiks belum ada keterangan resmi dari pihak H. Rustam Efendi.

Laporan: Darman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed