oleh

Pemkab. Bantaeng Usulkan 492 Tenaga PPPK. Ilham Azikin: Porsi guru honorer lebih besar

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Pemerintah Kabupaten Bantaeng tahun in telah mengusulkan pengangkatan 492 tenaga honorer menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK). Dari jumlah itu, tenaga guru honorer akan mendapatkan porsi yang cukup besar.

“Kami berharap, tenaga guru honorer mendapatkan ruang yang cukup luas dari proses ini. Semoga usulan ini diterima oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

Hal itu diungkapkan Ilham Azikin saat membuka konfrensi kerja PGRI di Gedung Balai Kartini, Selasa, 26/1/ 2021.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin juga mengajak guru untuk senantiasa melakukan inovasi pembelajaran yang adaptif. “Masa pandemi Covid-19 membuat banyak hal menjadi terbatasi. Termasuk proses belajar-mengajar”, tutur Ilham.

Dia juga menyinggung sekolah jauh SD Parring-parring yang dikunjunginya tiga pekan lalu, dirinya datang ke sekolah itu tanpa pemberitahuan kepada guru, kepala sekolah dan Kadis Pendidikan.

Kondisi memprihatinkan diungkapkan Bupati terhadap kelas jauh SD Parring-parring yang letaknya di Kecamatan Ulu Ere.

“Cukup sulit mengakses sekolah ini, medan untuk ke lokasi sekolah cukup terjal. Sangat jarang kendaraan roda empat yang bisa mengakses kesana” ucap Ilham prihatin.

Dia juga menyebut, terdapat tiga ruang kelas, tetapi hanya satu yang digunakan. Itupun atap kelasnya bocor, sebut Ilham.

Saat itu juga Bupati Bantaeng ini langsung memerintahkan Dinas Pendidikan untuk segera melakukan rehabilitasi sekolah itu, dan harus tuntas di Bulan Maret.

“Saya datang ke sekolah itu, tanpa memberi kabar kepada siapapun. Saya dapati guru yang rela mengajar di luar ruang kelas. Dia honorer, tetapi melakukan proses belajar-mengajar yang adaptif,” jelas dia.

Dia memberikan apresiasi terhadap guru honorer itu. Dia mengakui, guru tersebut memiliki semangat yang kuat untuk membagikan ilmu kepada muridnya. “Semangat guru honorer ini luar biasa,saya kagum,” katanya.

Ilham Azikin juga bercerita tentang semangat seorang guru honorer di Kecamatan Tindangkeke, Kecamatan Eremerasa. Guru honorer itu bernama Haerun. Dia sudah 17 tahun mengabdi sebagai guru honorer.

Dia mengatakan, Haerun adalah salah satu guru honorer yang produktif. Dia berhasil memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya untuk menjadi media pembelajaran. Dia mengajar bagaimana anak-anak memanfaatkan alam dan mengolahnya.

“Ini adalah salah satu proses belajar mengajar yang adaptif. Di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19,” jelas Bupati.

Laporan : Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed