oleh

Kerja sama Saudi-Malaysia menggagalkan perdagangan narkoba

TOPIKTERKINI.COM – KUALA LUMPUR: Kerja sama erat dengan otoritas Arab Saudi telah membantu Malaysia menggagalkan dua upaya perdagangan narkoba besar dalam sebulan terakhir, kata seorang pejabat tinggi Kepolisian Malaysia pada hari Jumat.

Dalam operasi terbaru, hampir 3,9 juta pil amfetamin yang disembunyikan di dalam wadah pengiriman pegas lantai aluminium disita pada hari Senin.

Penggerebekan narkoba tersebut merupakan hasil investigasi bersama oleh polisi Malaysia dan Direktorat Jenderal Pengawasan Narkotika (GDNC) Saudi.

“Itu adalah kerja sama antara GDNC dan Kementerian Dalam Negeri Malaysia yang mengakibatkan penyitaan narkoba ini,” kata direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkoba (NCID) Malaysia Razarudin Husain kepada Arab News.

Perkiraan nilai obat itu, tambahnya, sekitar SR202,5 ​​juta ($ 54 juta).

“GDNC adalah salah satu mitra terdekat NCID,” kata Husain.

Pada 15 Maret, dengan bantuan GDNC, Malaysia menyita 94,8 juta pil Captagon senilai $ 1,3 miliar. Menurut direktur jenderal Departemen Bea Cukai Kerajaan Malaysia Abdul Latif Abdul Kadir, penggerebekan narkoba itu adalah salah satu yang terbesar dalam sejarah negara itu.

Kerja sama yang erat dengan otoritas Saudi terjadi ketika sindikat di Timur Tengah mengalihkan rute mereka untuk menyelundupkan pil amfetamin, yang dikenal sebagai tablet Captagon, ke Semenanjung Arab melalui Asia Tenggara.

“Malaysia digunakan sebagai transit sebelum obat didistribusikan ke negara tujuan di Timur Tengah,” kata Husain.

Dia juga memuji GDNC atas bantuannya dalam menindak perdagangan narkoba di wilayah tersebut.

“Penting agar lembaga penegak narkoba bekerja sama secara erat untuk membasmi sindikat narkoba yang beroperasi tanpa menghormati perbatasan kami,” kata Husain. “Melalui kerja sama yang erat dan tepat waktu, kami dapat memerangi sindikat narkoba.” – AN

Editor: Erank

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed