oleh

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Penjualan Gas Elpiji 3 Kilo Gram Kepengecer

TOPIKTERKINI.Com,BANGGAI – Satreskrim Polres Banggai menetapkan dua orang tersangka dalam kasus penjualan Gas Elpiji subsidi 3 Kilogram ke pengecer, kedua tersangka diancam hukuman lima tahun penjara.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Banggai Iptu Adi Herlambang saat konfrensi pers di Mapolres Banggai, pada Selasa (11/5/2021) sekitar pukul 14.00 Wita.

Dua tersangka berinisial ID dan TB merupakan sopir mobil pengakut gas elpiji subsidi 3 Kilogram milik Agen PT. Sukses Pratama Bersama dan Agen PT. Haji Baharudi  Tjatjo. Modus yang dilakukan tersangka dengan menjual gas elpiji ke pengecer yang tidak memiliki izin niaga.

“Kedua tersangka menjualnya dengan kisaran harga antara Rp 19 ribu – Rp 22 ribu,” kata Iptu Adi Herlambang.

Perbuatannya tersangka melanggar pasal 53 huruf C dan huruf D undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Serta pasal 106 undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan. Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” ungkap Adi Herlambang

Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat menyebutkan, sering terlihat kendaran truck pengangkut gas elpiji menurunkan tabung gas 3 Kg di rumah warga di Desa Biak, Kecamatan Luwuk Utara.

Menyikapi informasi tersebut Kamis (29/4/2021), sekitar pukul 13.00 Wita, tersangka ID dan TB bersama<span;> dua unit kendaraan bermuatan tabungan gas elpiji 3 Kg diringkus petugas dan digeladang ke Mapolres Banggai.

“barang bukti yang diamankan tabung gas 3 Kg sebanyak 1,167 buah dan uang tunai senilai Rp 20.214.000,” ungkap Iptu Adi Herlambang.

Dari 1.167 tabung gas elpiji 3 Kg, terdapat 97 tabung dalam keadaan terisi dan 1. 070 dalam kondisi kosong.

Liputan : Amad Labino

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed