oleh

Wabup: Iklim Investasi di Poso Menjanjikan

Topikterkini.com.Poso – Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Tengah bekerjasama Kementerian Investasi/BKPM RI gelar Central Sulawesi Investment Webinar Forum 2021, bertempat di Ayana Mid plaza Jakarta, Kamis (27/5) yang  berlangsung secara daring dan luring.

Wabup Poso M. Yasin Mangun bersama para kepala daerah Sulawesi Tengah lainnya turut menghadiri langsung kegiatan promosi usaha Sulawesi Tengah tersebut dibuka secara virtual oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia. Ia menyampaikan pasca pandemi COVID-19 pertumbuhan ekonomi global belum terlalu menggembirakan.

“Indonesia perlahan mulai berangsur baik, hal ini ditandai dengan realisasi investasi, yang mana Sulawesi Tengah ikut memberikan sumbangsih,” terangnya.

Dia memuji pertumbuhan investasi di Sulawesi Tengah. Menurutnya, pada Tahun 2020 Sulteng diberikan target sebesar Rp.25 Triliun namun mampu memberikan realisasi sebesar Rp.30 Triliun, Ia pun mengajak para Bupati/Walikota Se Sulteng yang hadir untuk memberikan kemudahan di daerah bagi para pengusaha agar iklim investasi semakin bergairah.

“Menahan ijin seorang pengusaha sama dengan menahan pertumbuhan ekonomi, sebab pertumbuhan ekonomi itu akan dilakukan ketika ada transaksi,” Terang Pak Menteri.

Bahlil percaya ke depan pertumbuhan ekonomi di Sulteng semakin membaik dan mengajak calon investor untuk membuka usahanya di Sulawesi Tengah.

“Teman-teman investor monggo, Sulawesi Tengah adalah surga kecil yang jatuh di bumi yang belum terurai dengan baik,”pungkas menteri Bahlil Lahadalia.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola,M.Si. menyampaikan “Tiga tahun lalu saya sudah melaunching Perwakilan Bank Sulteng di Jakarta, untuk itu saya berharap kepada para investor yang berinvestasi di Provinsi Sulawesi Tengah agar memanfaatkan pelayanan Bank Sulteng yang ada di Jakarta sebagai sarana transaksi berinvestasi di Sulawesi Tengah.”

Kesempatan itu pula, Gubernur menyampaikan potensi investasi yang ada di kab/kota Se Sulteng agar menarik minat para calon investor.

Usai mengikuti acara di Ayana Hotel tersebut wabup diminta keterangan para awak media yang menanyakan jaminan keamanan untuk berinvestasi di Kabupaten Poso. Dengan tegas wabup M. Yasin menjelaskan bahwa terkait masalah keamanan di Poso tidak mempengaruhi investasi yang sedang berlangsung, buktinya Poso Energi yang merupakan penyuplai Listrik terbesar di Indonesia timur terbukti masih beroperasi dan terus mengembangkan industri listriknya.

Wabup  berharap para investor lainnya mau berinvestasi di Poso karena potensi usaha di Poso sangat banyak terutama Industri Pariwisata Poso yang memiliki keindahan dan keunikan tersendiri yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan, pungkasnya.

Laporan: DT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed