oleh

Irfan Denny Pontoh : Asas Gotong Royong Menjadi Roh Pembangunan di Kabupaten Tolitoli

Topikterkini.com.TOLITOLI – Pembangunan Kabupaten Tolitoli dijalankan atas asas gotong royong.

Demikian penegasan Irfan Denny Pontoh, S.Sos Ketua Tim Pendamping Penyusunan RPJMD Kabupaten Tolitoli kepada kontributor media ini, sabtu pagi tadi ditoli toli (29/5/2021).

Dikatakannya, untuk menyelenggarakan pembangunan daerah atas prinsip gotong royong itu, maka yang akan menjadi roh penggeraknya ada tiga unsur, yakni pemerintah, dunia usaha dan partisipasi masyarakat.

“Jadi prinsip dasarnya, semua aspek pembangunan di tolitoli selama masa kepemimpinan pak Amran tetap harus tercermin sinergitas tiga unsur tersebut, yakni pemerintah, dunia usaha, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat didalamnya,” ungkap mantan legislator parlemen Tolitoli periode 2004-2009 ini.

Irfan yang di daulat menjadi ketua litbang pemenangan Bupati dan wakil Bupati Tolitoli terpilih, Amran Hi Yahya dan Moh. Besar Bantilan dalam Pilkada 2020 lalu itu, juga menegaskan bahwa implementasi pencapaian visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli saat ini juga ditopang oleh adanya akselerasi pemerintahan dari tingkat pusat hingga pemerintah desa yang bersifat hirarki.

“Pemerintahan dari pusat sampai desa itu hirarki dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, sekalipun memiliki ruang lingkup kewenangan yang berbeda, namun sokongan pemerintahan di semua tingkatan itu  akan mampu menggerakkan pencapaian visi misi pemerintah daerah,” tegas Alumni FISIP Untad ini.

Karena itu menurut sosok yang di kenal multi talenta dan kritis ini berharap, seluruh perangkat daerah, mulai dari sekda, asisten serta seluruh pimpinan OPD harus memiliki kepekaan, kemampuan dan inovasi untuk mengarahkan dan memanfaatkan anggaran APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN, termasuk APBD Desa sebesar-besarnya untuk pencapaian visi misi pemerintah daerah saat ini.

^Contoh kongkritnya, seperti program ^satu desa satu program unggulan” itu support dananya bisa lewat loby kementerian terkait dan APBD Desa, begitupun misalnya untuk program bantuan hukum gratis bagi kepala desa” sesuai regulasi yang ada dapat saja support anggarannya dari APBD Desa,” tandas Irfan, seraya menegaskan pencapaian visi misi pemda tolitoli saat ini tidak sepenuhnya support anggarannya dari APBD Kabupaten saja.

Begitupun untuk pencapaian arah dan sasaran dalam program prioritas Tolitoli Menuju Adipura, kolaborasi support anggaran untuk mewujudkan hal tersebut, bukan hanya dari APBD Kabupaten, Provinsi dan APBN saja, tetapi juga dengan cara memaksimalkan pemanfaatan dana CSR (Coorporate Social Responsibility) atau disebut Dana Tanggungan Sosial dari sejumlah perusahaan yang ada di tolitoli.

Adanya sejumlah potensi dan peluang untuk pencapaian visi misi tersebut, kata irfan, sepenuhnya kembali pada kemampuan perangkat daerah sebagai instrumen utama yang membantu kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.Tolitoli.

Liputan: Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed