oleh

Ditengah Konflik Agraria Kampung baru Sidomukti (Reformasi) di sambagi DPC Dan Fraksi PDI-perjuangan

TOPIKTERKINI-LABUHANBATU-Memperingati hari lahirnya pancasila yang ke 76, masyarakat kampung baru Sidomukti (Reformasi), Desa Panigoran, Kecamatan Aek Kuo, bersama dengan pengurus partai DPC dan Fraksi PDI- Perjuangan Labuhanbatu Utara melaksanakan Upacara bersama di lapangan.

Upacara tersebut merupakan instruksi DPP PDI Perjuangan dalam rangka kegiatan Bulan Juni sebagai Bulan Bung Karno, yang di selenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan di atas tanah konflik agraria yang melibatkan masyarakat dengan PT. Smart Tbk.

Ketua DPC PDI-Perjuangan Labuhanbatu Utara, Sunaryo bertindak sebagai inspektur upacara dan Suharno salah seorang warga sebagai komandan upacara. Upacara diikuti pengurus DPC, pengurus Fraksi dan Badan-badan DPC PDI Perjuangan serta di ikuti oleh 2 orang Anggota DPRD Kabupaten labuhanbatu utara dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dalam penyampaiannya kegiatan ini merupakan momen penting dalam 6 agenda Partai, Untuk turun melihat ke akar rumput dengan bertemakan ” Desa Maju, Indonesia kuat dan Berdaulat”.

” Sesuai dengan jiwa nasionalis indonesia, soekarno berkata bahwasanya Jika petani tidak punya tanah, masih ada Fakir miskin di indonesia ini, masih ada buruh yang belum sejahtera, artinya kita belum MERDEKA secarah seutuhnya”. Kutip dalam pidatonya (01/06/2021)

Sekaligus menghimbau seluruh kader-kader partai untuk terus berjuang terhadap rakyat dan mengingatkan bahwa masih ada jalan perjuangan yang harus bisa di tegakan dan diusahakan, untuk rakyat indonesia yang merdeka. Baik secara lahir, batin ekonomi dan demokrasinya terkhususnya di labuhanbatu utara, sesuai dengan yang di inginkan oleh bung karno sebagai penggali dari pada Pancasila itu sendiri.

Kegiatan tersebut di langsungkan dengan diskusi kepada masyarakat yang di pandu oleh ketua DPC Sunaryo, Mufti Ahmad S.E dan H.Sahrul Efendi munthe yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu utara. Pada kesempatan itu masyarakat menyampaian keluh-kesah yang terjadi di atas tanah mereka yang merupakan perampasan hak akibat dari pada feodalisme modern yang di lakukan oleh PT. Smart Tbk terhadap tanah adat masyarakat.

Salah satu warga nyak triyani menyampaikan cerita pilu tentang perjuangan yang sudah bertahun- tahun di lakukan oleh masyarakat untuk mempertahankan tanahnya akibat dari pada kekejaman yang di lakukan oleh pihak PT.Smart Tbk pada masa lampau, hingga pada saat ini keadilan yang di inginkan sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam butir-butir pancasila tidak pernah di rasakan oleh rakyat itu sendiri.

” kepada bapak pengurus partai dan anggota DPRD yang terhormat, ini lah kami warga bapak-bapak yang mengalami masalah konflik agraria yang dari dulu sampai saat ini dan hanya mendapatkan ketidakadilan, dimana Pancasila yang sesungguhnya, sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, apakah kami tidak di anggap warga negara indonesia lagi, sehingga negara memperlakukan kami sebagai orang asing di tanah kelahiran kami sendiri”, ucap nyak triyani dengan meneteskan air mata.

Salah satu anggota DPRD tersentuh dengan apa yang di rasakan oleh masyarakat sehingga sedikit menitikan air mata akan cerita yang di alami oleh warga pada saat perjuangan, dan menghimbau kepada masyarakat dalam penyelesaian permasalahnya,harus selalu kompak dan bersatu, karna yang merobohkan ketidakadilan hanyalah perlawanan dan kekompakan dari pada masyarakat itu sendiri, “kami dari anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu utara sedaya mampu kami akan kami usahakan bagaimana menyelesaikan konflik yang tengah terjadi di masyarakat pada saat ini, dan jangan lah segan-segan untuk datang kepada kami”. Imbuh H. Sahrul Efendi Munthe pada saat diskusi kepada masyarakat.

Sehingga pada akhir acara itu DPC PDI-Perjuangan dan masyarakat kampung baru Sidomukti (Revormasi) menutup acara dengan menonton salah satu kegiatan adat, kuda kepang yang merupakan kebudayaan dari pada kampung itu sendiri. (Kris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed