oleh

Warga Menangis Takut Dengan Hukum, Pelebaran Jembatan Songak Masih di Persoalkan Pemkab Lotim Tutup Mata

Topikterkini.Com. Lombok Timur — Pelebaran Jembatan Songak Desa Songak masih di persoalkan, warga meminta agar pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur agar tidak tutup mata.

Warga yang terdampak dalam pelebaran Jembatan tersebut  sekitar 15 orang.

Pembayaran ganti rugi bervariasi namun ada salah satu warga masih menangis karena jumlah ganti rugi tersebut dianggap tidak sesuai.

Salah satu warga dari Songak Selatan Desa Songak Sabaruddin menjelaskan,
Kami takut dengan hukum karena tidak ada kekuatan kami untuk melawan kami hanya masyarakat biasa tidak tau apa – apa, Ucap, Sabarudin, saat di Konfirmasi, Kamis, 08/07/2021.

” Pemerintah Daerah seharusnya membantu kami bukan menindas kami, ” Tegasnya.

” Pelebaran jembatan ini  memang kami di berikan Uang ganti rugi nya namun itu tidak sesuai, ” Jelasnya.

” Maunya kami kapada pemerintah daerah  Lombok Timur awal nya agar mengajak kami untuk duduk bareng membahas pelebaran jembatan ini bukan menakuti kami untuk berhadapan dengan Hukuman, ” Cetusnya.

Masih kata Sabaruddin, Ganti rugi nya bervariasi tetapi itu tidak sesuai dan tidak ada kesepakatan juga mengenai besaran ganti rugi.

Ia berharap dengan 15 warga  yang terdapat agar bisa mendapatkan kebijakan  tambahan yang lainya.

Liputan: RiL

Komentar

News Feed