oleh

Over Kapasitas, Penghuni Rutan Bantaeng Langgar Protkes

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 2 Bantaeng yang dihuni 180 orang warga binaan (Tahanan dan Narapidana) kesulitan menerapkan social distancing.

Hal ini diungkapkan Kepala Rutan Bantaeng Ince Muh. Rizal, SH., saat ditemui pewarta diruang kerjanya kemarin Senin 12/7/2021.

“Kami disini kesulitan menerapkan social distancing dengan jumlah warga binaan rutan Bantaeng, yang over kapasitas” kata Ince.

Menurutnya upaya meminimalisir wabah virus masuk di Rutan pihaknya belum mengizinkan keluarga warga binaan bertemu langsung dengan warga binaan. Namun tetap menyediakan fasilitas pertemuan dengan virtual.

“kami menyediakan vasilitas pertemuan secara virtual, bagi keluarga warga binaan kami”, jelas Ince.

Kapasitas rutan Bantaeng yang hanya dapat menampung maksimum 62 Orang, untuk saat ini diisi dengan 180 penghuni, sela Emil (bagian pelayanan), yang turut mendampingi Karutan.

Untuk menghindari wabah virus corona ini menjangkiti penghuni rutan, setiap orang yang masuk ke rutan ini petugas sipir yang berjaga dipintu masuk secara ketat melakukan pemeriksaan dengan alat pengukur suhu tubuh. selanjutnya mengarahkan tamu menuju fasilitas cuci tangan yang telah disediakan.

Menanggapi kesulitan yang dihadapi rutan, soal social diatancing, juru bicara satgas penanganan covid 19 Bantaeng dr. Andi Ihsan via selulernya, Selasa 13/7/2021.

Menghimbau agar warga binaan tetap patuh dan taat protokol kesehatan.”saat ini pandemi belum berakhir Terkhusus dgn kondisi di rutan yg over capacity, tetap kami menghimbau untuk melakukan kegiatan preventif dalam rangka upaya memutus mata rantai penularan covid 19″ kata Ihsan.

Ditambahkan kadis kesehatan, meski pelaksanaan vaksin bagi pegawai dan warga binaan sdh dilakukan, dirinya tetap berharap warga binaan terus mengupayakan kontak dengan masyarakat diluar diminimalisir agar resiko penularan bisa dicegah.

Warga binaan sebelum masuk rutan sebaiknya dilakukan rapid test anti gen sehingga resiko penularan bisa diminalisir, tandasnya.

Laporan : Armin

Komentar

News Feed