oleh

PPKM Darurat, 13 Ribu Lebih Warga Mataram Akan Dapatkan Bantuan Beras

Topikterkini.com MATARAM : Lebih dari 13.000 warga Kota Mataram di Provinsi Nusa Tenggara Barat akan mendapat bantuan beras selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat untuk mengendalikan penularan COVID-19, kata pejabat Dinas Sosial setempat.

Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Baiq Asnayati di Mataram, Jumat, mengatakan bahwa pada tahap pertama pemerintah akan menyalurkan bantuan beras sebanyak 50 ton kepada warga yang perekonomiannya terdampak penerapan ketentuan PPKM darurat.

“Dengan 50 ton yang akan didistribusikan itu, ketentuannya satu jiwa mendapat 400 gram per hari, selama sembilan hari yakni terhitung dari PPKM darurat dari 12 sampai 20 Juli 2020,” katanya.

Bantuan beras, menurut dia, antara lain akan diberikan kepada warga yang terserang COVID-19 dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang kehidupannya semakin susah semasa PPKM darurat.

“Sasaran diprioritaskan juga bagi warga yang tidak terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan dan (program) bantuan pangan non-tunai,” katanya menambahkan.

Asnayati mengatakan, Dinas Sosial sedang mengusulkan pengeluaran semua cadang beras pemerintah kota (CBP) di Bulog Divre Nusa Tenggara Barat. Dalam hal ini setiap pemerintah kabupaten dan kota mendapat jatah 100 ton cadangan beras selama setahun.

“Pengajuan pencairan CBP harus dilakukan pada masa kebijakan PPKM darurat yaitu 12 sampai 20 Juli 2021, dan untuk tahap pertama akan kita cairkan 50 ton,” katanya.

Tim Liputan : Saeful.

Komentar

News Feed