oleh

Kabid Sarinah DPD GMNI JATIM Mengutuk keras aksi Pencabulan anak dibawah Umur

TOPIKTERKINI-JATIM-Kasus yang menimpa TA (6) tahun mengegerkan warga setempat, pasalnya dia adalah korban pencabulan seorang kakek berusia 54 tahun yang berinisial S warga kecamatan brondong kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Aksi bejat yang dilakukan S tersebut terjadi pada 4 Juli 2021,saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh PPA Kapolres Lamongan setelah orang tua korban melaporkan pelaku ke Mapolres pada Jumat, 23 Juli 2021.

Mengetahui hal tersebut, Kabid Sarinah DPD GMNI JAWA TIMUR , Sa’adatul Abbadiyah tidak tinggal diam atas perilaku bejat pelaku, hal ini disampaikan langsung melalui media , bahwasannya GMNI memiliki tanggungjawab besar untuk mengupas tuntas kasus tersebut, baik mencegah , menangani maupun Mengawasi berjalanya hukum di Indonesia. Saada sangat menyayangkan kasus tersebut pasalnya dapat merusak mental korban serta trauma akibat kejadian tersebut tidak akan dengan mudah hilang dari ingatan korban.

“Kasus Pencabulan anak dibawah umur, bukan kasus kali pertama dijawa Timur, meskipun hal tersebut telah diatur oleh undang undang yang ada , namun ketika kolektifitas antara orang tua, Aparat penegak hukum serta lembaga yang menaungi dibawahnya belum bisa satu frekuensi maka sinergitas untuk mewujudkan bebas dari kekerasan seksual belum bisa tercapai, dengan terjadinya banyak terjadinya kasus seperti itu pembahasan tentang Sex Education bukan lagi hal yang tabu di masyarakat, kami dari jajaran DPD GMNI JAWA TIMUR akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, kami mohon doa dari kawan kawan semua” terangnya.

Demikian lah ungkapan dari Ketua Bidang Sarinah DPD GMNI JAWA TIMUR, Sa’adatul Abbadiya.

Komentar

News Feed